Gubernur Ingkatkan Jajaran Pemerintah Daerah Maluku Kendalikan Diri Terhadap Gejala Korpusi

Ambon-Gubernur Maluku, Said Assagaff mengingatkan seluruh jajaran Pemerintah Daerah baik Provinsi Maupun Kabupaten/Kota agar melawan gejala korupsi dengan cara mengendalikan diri sendiri. 

Hal tersebut dikatakan Gubernur Said Assagaff,  dalam sambutan tertulis dibacakan Sekretaris Daerah Maluku Hamin Bin Tahir pada Sosialisai Pengawal dan Pengamanan Pemerintahan dan Pembanguan Pusat (TP4P), Pada Pemerintah Provinsi Maluku oleh Jaksa Agung Muda Intelejen, di Ambon, Selasa (25/7). 

Gubernur mengatakan, upaya pencegahan korupsi lebih baik dilakukan dari diri  ketimbang daripada upaya mengobati. Jika tidak ditanggulangi dari diri sendiri mulai dari sekarang, ibarat penyakit yang kronis dan menggurita oleh karena itu budaya anti korupsi penting ditanamkan dalam diri setiap pejabat maupun ASN agar tidak terjerat dengan masalah hukum. 

Gubernur mengingatkan,  korupsi merupakan sebuah fenomena yang sering terjadi dalam suatu bentuk organsisasi mulai dari susunan yang paling kecil hingga susunan organisasi negara. 

Walikota Ambon Richards Louhenapessy menyambut baik terselenggaranya kegiatan sosialisasi TP4P oleh Kejaksaan Agung. 

Program TP4P menurut Louhenapessy, merupakan langkah strategi mengelimir persoalan korupsi yang belaknagan milit para pejabat baik di tingkat daerah maupun tingkat pusat.

 Jaksa Agung Muda Intelejen, berharap dengan adanya TP4P  dapat mengawal dengan memberikan penerangan dan penyuluhan hukum serta menjadi mitra untuk diskusi dalam memberikan pendampingan hukum. 

Selain itu mengendorse dokumen dalam setiap tahapan program pembangunan dari awal sampai akhir. 

Ia menambahkan program TP4P untuk membantu mengawal pemerintah, Togarisman juga berharap dibentuknya TP4P, untuk daerah Kejati dan Kejari diminta berperan dalam mendukung dan memberi  pendampingan huku. 

Kerjasama untuk menyelesaikan infrastruktur pembangunan di daerah adalah juga untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya di Maluku melalui pemenuhan kebutuhan pembangunan bagi masyarakat. DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *