Gubernur Minta Semua Stake Holder Dukung Program BKKBN

Ambon-Deputi Pelatihan dan Pengembangan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sanjoyo, menghadiri sekaligus membuka rapat Telaah (Review) Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Provinsi Maluku Tahun 2017 yang diselenggarakan Perwakilan BKKBN Maluku di aula lantai VII Kantor Gubernur Maluku, Selasa  (26/7).

Dalam sambutannya, Sanjoyo mengatakan, program KB yang digalakkan Pemerintah RI selama ini, bertujuan untuk mengendalikan penduduk yang ada di Indonesia lebih khusus di Provinsi Maluku. Dimintakan, BKKBN Maluku dan semua unsur pendukung KKBPK yang ada di daerah itu dapat terus bahu membahu dalam melakukan terobosan-terobosan dan inovasi untuk menunjang dan mensukseskan program pemerintah khususnya BKKBN tersebut.

Kegiatan tersebut mempunyai tiga fungsi utama yakni, untuk memperkuat aspek advokasi dan edukasi untuk terus menyadarkan masyarakat tentang KB.

Sanjoyo meminta agar program yang dilakukan BKKBN di daerah itu, harus terus dievaluasi pelaksanaannya, agar bisa diketahui masyarakat. Program Dua Anak cukup yang digalakkan BKKBN seluruh di seluruh Indonesia, masih mendapat tantangan yang cukup besar di tengah masyarakat. Pasalnya, sebagian besar masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah pelosok telah memegang prinsip bahwa banyak anak itu lebih baik.

Gubernur Maluku, Ir. Said Assagff dalam sambutannya dibacakan staf ahli Gubernur Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan, Frona Koedoeboenmeminta, agar seluruh stake holder berkomitmen dan peduli  serta berpasrtisipasi untuk mendukung keberhasilan program KKBPK.

Menurut Gubernur kendatipun Pemerintah Daerah berupaya menurunkan jumlah penduduk miskin secara bertahap, namun diharapkan penurunan ini bisa lebih dipercepat lagi

Menurtnya jika tidak dikendalikan laju perkembangan manusianya, maka dalam kurun beberapa waktu kedepan, negara ini akan menjadi negara terpadat penduduk ke-tiga di dunia.

BKKBN juga diminta dapat mengoptimalkan pengelolaan data dan informasi kepada pemerintah dan masyarakat secara terus menerus, sehingga melalui data dan informasi tersebut, ada langkah konkrit yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi persoalan masyarakat kedepan.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *