Hakim Berang Tersangka Berikan Keterangan Berbelit-Belit

Ambon – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Umum berang atas keterangan tersangka Charles Rumpeniak  yang dinilai berbelit-belit dalam persidangan kasus penganiayaan dan tindak kekerasan terhadap mantan istrinya yang berinissial GM.

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Syamsudin La Hasan didampingi hakim anggota masing-masing Philip Pangalila dan Hamzah Kailul, berkali-kali memperingatkan tersangka karenatidak memberikan keterangan sesuai dengan fakta seperti termuat dalam BAP serta keterangan saksi yang sebelumnya dihadirkan dalam persidangan tersebut.

Dalam keterangannya tersangka Charles Rumpeniak menyangkal melakukan perbuatan penganiayaan terhadap GM yang mengkibatkan GM mengalami luka pada kaki. Padahal berdasarkan hasil visum dokter, luka dikaki GM akibat benda tajam.

Seperti diketahui kasus kekerasan yang disertai penganiayaan terjadi pada 13 Maret 2016, di rumah GM di kawasan Gunung Nona. Saat itu tersangka meminta agar dirinya dan GM bisa kembali rujuk.

Merasa upaya untuk rujuk ditolak GM, tersangka kemudian melakukan tindakan kekerasan dan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka robek pada kaki, hal ini sesuai hasil visum dokter maupun keterangan saksi yang dihadirkan dalam persidangan tersebut.

Menariknya kendati dibuktikan dengan hasil visum dokter yang menyebutkan bahwa luka sobekan disebabkan oleh benda tajam serta  didukung oleh keterangan saksi, namun hal itu dibantah oleh tersangka. Ia berdalih, luka sobek pada kaki GM akibat terkena pecahan beling.

GM yang di konfirmasi usai sidang mengakui, telah berpisah dengan pelaku selama beberapa tahun, karena tidak tahan dengan kelakuan pelaku yang sering melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga terhadap dirinya.

Atas perbuatannya pelaku didakwa melanggar UU 23 Tahun 2004 tentang KDRT dan pasal 170 KHUP.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *