Hari Kelima Oprasi Zebra Puluhan Kendaraan Roda Dua Terjaring Rasia

 

Ambon-Pelaksanaan Operasi Zebra 2017 yang digelar Kepolisian Daerah Maluku dihari kelima,  berhasil menjaring puluhan kendaraan sepeda motor,Minggu (05/11) malam. Operasi penertiban berlangsung perempatan Polsek Sirimau, Kota Ambon.

Dari puluhan kendaraan yang terjaring razia, terlihant didominasi  sepeda motor jenis matic. Razia ini dilakukan sekitar pukul 10.00 WIT  dan berakhir pada pukul 12.00 WIT.

Puluhan kendaraan yang terjaring razia ini kemudian dibawa ke Mapolres Ambon untuk diproses lebih lanjut.

Dalam operasi tersebut, salah satu pengendara yang mencoba kabur dengan cara nekat berlawanan  arah diamankan sejumlah anggota Polisi. Pengendara nekat tersebut, sebelum diperiksa kelengkapan surat-surat kendaraan dihukum mendorong motornya sejauh ratusan meter.

Operasi Zebra serempak digelar di Indonesia, Rabu (1/11), untuk Maluku  diberi sandi Siwalima.

Kapolsek Sirimau AKP Emus Minanlarat mengatakan, puluhan kendaraan yang terjaring itu ditilang lantaran melanggar sejumlah pasal. Pengendara yang disanksi menggunakan sistem elektronik tilang (E-tilang).

Ia mengatakan puluhan kendaraan yang ditilang umumnya tidak dilengkapi surat kendaraan seperti STNK, SIM daln kelangkapan lainnya yang masuk kategori melanggar Pasal 285 ayat (1). Dan 2 kendaraan melanggar Pasal 291 ayat (1).

Menurut Kapolsek operasi Zebra 2017 berlangsung selama 14 hari, guna menciptakan tertib lalulintas di daerah ini, sekaligus sebagai upaya mengantisipasi terjadinya balapan liar dan menekan terjadinya kecelakaan lalulintas.

Kapolsek Sirimau AKP Emus Minanlarat mengatakan, dalam Oprasi Zebra Siwalima 2017, selain ditujukan kepada tertib berlalulintas, Polisi dan BNN juga melakukan tes urine bagi sejumlah pengendara.

Seperti di ketahui Korlantas Polri mulai 1 hingga 14 November 2017 melaksanakan Operasi Zebra. Kegiatan itu dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia, dengan menitikberatkan pada penegakan hukum.

Kendaraan bermotor yang tidak sesuai dengan aturan atau melanggar lalu lintas akan langsung ditindak tegas alias tilang di tempat. Hal ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Selain dengan pendekatan Dikmas, langkah penegakkan hukum juga menjadi salah satu upaya menekan angka kecelakaan.

Oleh karena itu Kapolsek meminta kepada warga kota Ambon untuk mematuhi syarat berlalulintas dengan melengkapi berbagai administrasi seperti STNK, SIM maupun surat kendaraan lainya serta tidak melakukan balapan liar yang berdampak merugikan diri sendiri maupun orang lain.DMS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *