Hingga Agustus 2017 Terdata 4.804 Perusahaan Beroperasi di Maluku

Ambon-Hingga Agustus 2017 terdata sebanyak 4.804 perusahaan beroperasi di Maluku dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 45.108 orang.

Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertras) Provinsi Maluku, Sientje Tahamata mengatakan, dari 4.804 perusahaan tersebut, yang 298 perusahan membuat perjanjian secara sepihak, sementara 102 perusahaan telah membuat perjanjian bersama antara perusahaan dengan tenaga kerja.

Sementara jumlah tenaga kerja, 98 persen masih didiminasi oleh tenaga kerja Indonesia dan sisanya sisanya adalah tenaga kerja asing.

Tenaga kerja ini tersebar mulai dari perusahaan menengah, sedang hingga besar. Namun kebanyakan bekerja pada perusahan menengah disusul perusahaan sedang dan besar.

Dari data yang dimiliki oleh Nakertras Provinsi Maluku, masih banyak perusahaan yang lalai soal tanggung pemenuhan hak-hak karyawan. Hal ini terlihat dari banyaknya pengaduan yang masuk ke Disnakertrans Maluku.

Dari pengaduan yang masuk, terbanyak didominasi laporan PHK serta pembayaran upah yang tidak sesuai. Disnakertrans menindaklanjuti dengan melakukan pemanggilan kepada pihak perusahaan maupun pekerja yang melapor. Sebagian besar bisa diselesaikan secara damai antara kedua belah pihak, sementara sebagian lagi dilanjutkan ke proses hukum.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *