Isu Gempa Tektonik dan Tsunami 16-17 November 2017 Sifatnya Hoax

Kepala Stasiun Geofisika (BMKG) Kelas I Ambon, Abraham F. Mustamu

Ambon-Dalam beberapa hari terakhir ini beredar isu gempa tektonik dan tsunami, baik melalui pesan pendek berantai di kalangan masyarakat maupun informasi dari mulut ke mulut akan adanya yang menyebutkan akan ada tsunami pada tanggal 16 dan 17 di Ambon, membuat panik warga yang tinggal di daerah pesisir.

Di Kecamatan Leihutu Barat maupun Kecamatan Leihitu isu gempa tektonik dan akan terjadinya tsunami pada 16 atau  17 November mendatang, berhasil membuat warga panik dan memilih mengungsi ke hutan.

Sehubungan dengan beragam isu yang sifatnya Hoax tersebut, Kepala Stasiun Geofisika (BMKG) Kelas I Ambon, Abraham F. Mustamu, yang dikonfirmasi menyebutkan, secara historis maupun perkembangan teknologi sampai saat ini,  gempa bumi tektonik belum dapat diprediski.

Mustamu meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dan panik akibat isu yang sifatnya hoax tersebut, karena sekali lagi ditegaskan Bram Mustamu secara ilmu kegempaan yang diperkuat dan dengan kemajuan teknologi gempa tekltonik belum dapat diprediksi akan terjadi.

Ia menyarankan kepada masyarakat untuk tidak secara mentah-mentah menerima beragam infomrasi tentang gempa tetapi dapat menanyakan kebenaran sebauh informadsi tentang kegempaan melalui Call Centre 021-6546316 atau website resmi di www.bmkg.go.id.

seperti diketahui ratusan warga di sejumlah desa yang ada di pesisir pantai Pulau Ambon, tepatnya di Kecamatan Leihitu, maupun Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah, beberapa hari terakhir mulai mengungsi di dataran tinggi akibat inforemasi akan ada gempa dan tsunami 16 atau 17 November 2017.

Isu yang santer diperbincangkan saat ini, dan  membuat masyarakat semakin percaya, adalah adanya pesan dari seekor Gurita yang muncul di salah satu Desa di Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah yang menyampaikan pesan agar warga pesisir wilayah selalu waspada karena akan ada gempa besar dan tsunami melanada pulau Ambon

Akibat beredarnya isu isu gempa tektonik dan tsunami, warga masih enggan kembali ke rumah masing-masing di malam hari walau pihak berwewenang telah menyampaikan bantahan soal akan adanya tsunami dan gempa.DMS

Sekot Ambon Bantah Sebarkan Isu Tsunami

Pemkot, BMKG Dan BPBD Informasikan Kerusakan Pasca Gempa

Gempa Tektonik di Ambon Tidak Berpotensi Tsunami

One Comment on “Isu Gempa Tektonik dan Tsunami 16-17 November 2017 Sifatnya Hoax”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *