Jaksa Tipikor Kejari Mal-Teng Tahan Enam Tersangka Korupsi ADD

Ambon – Jaksa Tipikor Kejaksaan Negeri Maluku Tengah, Cabang Geser, Kamis (30/11) malam, resmi menahan enam tersangka diduga terlibat kasus korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2015-2016  di dua Kecamatan yakni kecamatan Seram Timur dan Kecamatan Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur.

Ke-enam tersanga tersebut  yakni (AR) Kepala Desa Kota Siri, (JR) Kepala Desa Tilalerkaleyan,AR  Bendahara Desa Tilalerkaleyan, Kepala Desa Tinaru inisial (AR), serta Kepala Desa dan Bendahara Desa Kwamormataata, masing-masing berinisial AM.

Penahanan terhadap empat kepala desa dan dua bendahara itu, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku. Para tersangka usasi menjalani pemeriksaan yang dimulai pukul 10:00 hingga 19:30, langsung dimasukan kedalam mobil tahanan kejaksaan selanjutnya dibawah ke Rutan Kelas II Waiheru Ambon untuk ditahan.

Selama pemeriksaan ke-enam orang itu rata-rata dicecar 40 hingga 50 pertanyaan oleh jaksa penyidik.

Kacabjari Geser Ruslan Marasabessy mengatakan, empat kepala desa dan dua bendahara terbukti melakukan korupsi ADD dan DD tahun 2015-2016. Akibat perbuatan merak negara dirugikan Rp.400 juta rupiah.

Ke-enam tersangka dijerat pasal 2 junto pasal 5 ayat 1 dan Pasal 3 UU No 31/1999 Jo UU 20/2001, Tentang Tindak Pidana Korupsi

Ruslan mengatakan, selain enam tersangka  Jaksa Tipikor Maluku Tengah juga sedang menydik kasus yang sama di dua desa masing-masing di Kecamatan Gorom dan Kecamatan Tututolu. Dari penyidikan ini Ruslan yakin dalam waktu dekat akan ada penetapan tersangka baru.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *