Janji Pihak Trans 7 Menyampaikan Permohonan Maaf Lewat Media Nasional Dan Lokal Kepada Masyarakat Adat Bati DIpertanyakan

Usman Rumain Bugis ketua LSM Nanaku Maluku mempertanyakan tanggung jawab Trans 7 dalam memberikan permohonan maaf  kepada masyarakat Bati

Ambon-Usman Rumain Bugis ketua LSM Nanaku Maluku mempertanyakan tanggung jawab Trans 7 dalam memberikan permohonan maaf  kepada masyarakat Bati selama 7 hari berturut-turut di media nasional maupun lokal yang hingga saat ini tidak dilaksanakan.

Menurut Usman Trans 7 telah mengakui atas kesalahan yang dibuat saat pertemuan bersama masyarakat adat Bati anggota DPRD Maluku dan KPID Maluku, dan bersedia menyampaikan permohonan maaf selama 7 hari berturut-turut dimedia nasional maupun lokal, namun pernyataan itu hanya sebatas wacana dan tidak diwujudkan.

Oleh karena sebagai salah satu anak negeri Seram Timur, menyesalkan sikap pihak Trans 7 yang sengaja mengabaikan janji mereka untuk melakukan permohonan maaf kepada masyarakat adat Bati baik melalui media nasional maupun local selama 7 hari berturut-turut.

Selain itu juga dirinya mempertanyakan sikap KPID Maluku yang sebelumnya, lewat ketua KPID Maluku menyatakan pihak Trans 7 telah melakukan banyak pelanggaran dan akan diberikan sangsi, tegas, namun semua itu hanya sekedar wacana semata.

Dirinya berharap para wakil rakyat di DPRD provinsi Maluku juga harus bersuara mempertanyakan penyelesaian persoalan Bati oleh pihak Trans 7, sesuai komitmen bersama yang telah disepakati saat pertemuan berlangsung di gedung DPRD Maluku.

Hal ini harus dilakukan, agar membuktikan bahwa masyarakat Maluku tidak bisa dipandang sebelah mata oleh pihak luar, permohonan maaf itu harus dilakukan oleh pihak Trans 7 tanpa alasan apapun.

Permohonan maaf selama 7 hari

Seperti diketahui sebelumnya, wakil ketua DPRD Maluku Richard Rahakbauw menjelaskan dari pertemuan antara DPRD Maluku, pihak Trans 7 ,KPID bersama perwakilan masyarakat adat Bati pada 26 Oktober 2017 di gedung DPRD Maluku, telah disepakati bahwa Trans 7 mengakui kesalahannya, dan akan melakukan permohonan maaf selama 7 hari berturut-turut di media nasional dan media lokal.

Termasuk dengan menyelesaikan  sanksi  adat yang diberikan oleh masyarakat adat Bati sehingga kedepan persoalan ini tidak terulang lagi.

Namun hingga saat ini semua yang telah disepekati bersama tidak direalisasi dan membuat banyak masyarakat bertanya-tanya.DMS

Baca Juga:

KPID Maluku Akan Berikan Sanksi Tegas Kepada Trans 7

Trans 7 Akui Kesalahan dan Siap Minta Maaf Selama 7 Hari Berturut-turut

Masyarakat Adat Seram Tuntut Trans 7, Klarifikasi Penayangan Mengenai Orang Bati Sebagai Predator

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *