Ambon (DMS) – Penjabat Gubernur Maluku Sadali le meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Maluku agar netral dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024.
Ditegaskan ASN tidak diperkenanakan terlibat politik praktis dan jika kedapatan dirinya tidak segan-segan menjatuhkan sanksi tegas sesuai undang-undang yang berlaku.
Penegasan ini disampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Maluku tentang perayaan HUT provinsi ke-79, di Ambon (19/08)
Disebutkan ASN mesti bersikap netral tidak bekerja di luar tugas pokok malah sebaliknya menjadi perekat bangsa dalam masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.
ASN juga diminta bersikap netral menanggapi bebagai isu isu provokatif yang memecah belah persatuan serta persaudaraan sejati.
Sadali juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Maluku yang telah memiliki hak pilih pada saatnya dapat menggunakan hak tersebut sesuai hati nurani masing-masing.
Diapun sekaligus meminta dukungan dan partisipasi masyarakat di daerah ini menyukseskan pelaksanaan pilkada, membantu unsur penyelenggara pemilu agar pesta demokrasi ini berjalan aman, tertib, lancar, damai, serta demokratis.
Dia berharap semakin besar partisipasi warga dalam memilih calon kepala daerah pilihan sesuai hati nurani akan berdampak bagi pembangunan Mlauku yang lebih baik.
Tidak hanya itu, pemberitaan tentang Pilkada diharapkan bisa bersifat mendukung agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Kontribusi media juga dinilai penting dalam mewujudkan suasana Pilkada yang aman, damai, tertib dan lancar.DMS