Jumlah Aduan Masyarakt Ke Komnas HAM Maluku Menurun di Tahun 2017

Ambon-Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)  perwakilan provinsi Maluku mencatat jumlah laporan yang masuk khusus untuk kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di provinsi Maluku mengalami penururnan pada tahun 2017 jika dibanding tahun 2016 lalu.

Kasubag Pelayanan Pengaduan Komnas HAM Provinsi Maluku, Djuliyati Toisuta mengatakan, sepanjang Januari hingga Agustus 2017, Komnas HAM perwakilan Provinsi Maluku menerima 35 laporan pengaduan dari masyarakat. Jumlah ini  menurun jika dibanding tahun 2016 lalu yang mencapai 56 pengaduan.

Dijelaskan Djuliyati dari 35 pengaduan yang masuk, selain kasus pelangaran HAM, ada juga laporan mengenai kekerasan terhadap anak sebanyak 7 kasus, meliputi hak anak atas pendidikan dan juga kasus kekerasan orang tua kepada anak.

Sementara untuk laporan pengaduan mengenai kekerasan terhadap perempuan, pihaknya baru menerima 1 kasus.

Hal ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat di Maluku semakin membaik, khususnya orang tua yang mulai meninggalkan metode mendidik anak dengan menggunakan kekerasan, termasuk juga menurunnya kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

LSM perempuan dan anak Maluku

Djuliyati menambahkan, biasanya terhadap aduan yang masuk dari masyrakat, pihaknya melakukan telaah terlebih dahulu. Jika ditemukan adanya unsur pelanggaran HAM dan tindak pidana, maka akan diteruskan ke pihak berwajib dalam hal ini kepolisian untuk diproses hukum lebih lanjut.

Korban yang melapor juga akan diberikan pendampingan dengan melibatkan LSM perempuan dan anak di Maluku, termasuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk mendampingi korban jika kasus tersebut masuk ke pengadilan.DMS

KOMNAS HAM siap gelar diskusi bahas kasus tanah adat, Tananahu, Aru dan Roman

Pemerkosa Anak Bawah Umur Divonis Enam Tahun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *