Berita Papua, Manokwari – Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddison Isir, Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat, mengumumkan peningkatan maklumat untuk mengatasi kegiatan pertambangan emas tanpa izin atau ilegal. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Manokwari pada Minggu, di mana Kapolda Papua Barat memberikan ultimatum kepada penambang emas ilegal untuk segera menghentikan aktivitas mereka.
Isir menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap penambang ilegal dan memperingatkan bahwa Kepolisian akan mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang mengabaikan maklumat tersebut. Rencana pembentukan tim khusus (timsus) pemberantasan tambang ilegal dijadwalkan akan direalisasikan pada bulan Maret 2024.
“Saya sudah sampaikan ke pejabat-pejabat yang dulu pernah terima (uang suap tambang), sekarang jangan terima karena saya tidak terima dan saya tidak mau terima,” tegas Kapolda.
Selain pembentukan timsus, Polda Papua Barat juga berencana bekerja sama dengan instansi teknis pemerintah daerah untuk melakukan pemeriksaan sampel air dari lokasi-lokasi penambangan ilegal. Tujuannya adalah membuktikan penggunaan merkuri pada penambangan emas ilegal, yang dapat merugikan kesehatan dan rantai pasokan makanan, seperti yang terjadi di Sungai Wariori, Kabupaten Manokwari.
“Sampel air dari beberapa titik seperti Sungai Wariori nanti diperiksa di laboratorium supaya bisa diketahui kandungan merkurinya,” ungkap Isir.
Isir juga mengingatkan seluruh komponen masyarakat, terutama pemilik hak ulayat, untuk memahami konsekuensi kerusakan alam akibat kegiatan eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkontrol. Ia merujuk pada bencana alam banjir bandang di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, sebagai contoh nyata kerusakan alam yang harus dihindari.
Kepala Satuan Tugas Koordinasi Supervisi dan Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dian Patria mendukung langkah Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam menelusuri penggunaan merkuri dalam kegiatan tambang emas ilegal. Patria menekankan perlunya kerja sama dengan aparat kepolisian untuk melakukan investigasi menyeluruh dan menerapkan tindakan hukum bagi pelaku tambang ilegal.
Bupati Manokwari Hermus Indou memberikan dukungan penuh terhadap rencana Kapolda Papua Barat membentuk timsus pemberantasan tambang ilegal. Menurutnya, kegiatan tambang ilegal adalah kejahatan yang telah merusak lahan pertanian di wilayah Distrik Masni dan menyebabkan gagal panen.
“Saya katakan ini (tambang ilegal) adalah kejahatan. Pemerintah Kabupaten Manokwari mendukung penuh rencana Pak Kapolda,” ujar Hermus.
Bupati percaya bahwa Johnny Eddison Isir, sebagai putra asli Papua yang dilantik sebagai Kapolda Papua Barat, mampu mengatasi permasalahan maraknya tambang ilegal. Ia juga mengingatkan tentang kerusakan yang mungkin terjadi di masa depan akibat aktivitas tambang ilegal, termasuk kasus pembunuhan dan ancaman serius lainnya. DMS/Ac