Sunday 25th February 2018

Kejaksaan Percepat Penanganan Skandal Reverse Repo Obligasi

By: On:

Ambon – Penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku mempercepat penanganan skandal reverse repo obligasi atau pembelian surat obligasi oleh PT Bank Maluku-Maluku Utara dari PT Andalan Artha Advisindo (AAA) Sekuritas.

Kasie Penkum dan Humas Kejati Maluku, Sammy Sapulette mengatakan,  percepatan penanganan skandal tersebut dengan memanggil sejumlah petinggi PT Bank Maluku-Maluku Utara guna dimintai keterangan sebagai saksi, dan sampai saat ini sudah diperiksa empat orang petinggi bank Maluku-Maluku Utara.

Dua petinggi PT Bank Maluku yang memenuhi panggilan tim penyidik Kejati Maluku Selasa kemarin adalah IT yang merupakan Direktur Kepatutan serta JL selaku ketua satuan kerja audit intern.

Menurut Sammy, JL memenuhi panggilan penyidik sejak pukul 10.00 WIT dan diperiksa jaksa penyidik Irkhan Ohoilun selama tiga jam lebih dengan mengajukan sekitar 40 pertanyaan.

Sementara IT diperiksa Kepala Seksi Penyidikan Kejati Maluku Ledrik Takaendengan setelah yang bersangkutan memenuhi panggilan jaksa sekitar pukul 12.00 WIT dan dimintai keterangan hingga malam hari.

Sammy menjelaskan, masih ada sejumlah pihak yang akan dipanggil penyidik guna dimintai keterangan dan proses penyidikan saat ini sudah ada limit waktunya sampai tingkat gelar perkara.

Sehari sebelumnya tim penyidik juga telah meminta keterangan dari mantan Dirut PT BM-Malut DS dan CT selaku analis treasury dari bank milik Pemprov Maluku dan Maluku Utara tersebut.

Seperti diketahui, PT BM-Malut menerbitkan obligasi sebesar Rp300 miliar dalam bentuk tiga seri, yakni seri A sebesar Rp80 miliar yang telah dilunasi tahun 2013, seri B Rp10 miliar yang telah dilunasi tahun 2015, dan seri C sebesar Rp210 miliar yang akan jatuh tempo pada Januari 2017. (DMS-Antara)




No Responses

Tinggalkan Balasan

Contact Person WhatsApp us