Kejati Maluku Jadwalkan Penyidikan Kasus Reserve Repo Bank Maluku Paling Lambat Awal Agustus

Ambon-Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Manumpak Pane, menyatakan paling lambat akhir bulan Juni 2017 atau awal Agustus mendatang, Tim Jaksa Kejaksaan Tinggi Maluku akan membuka lembaran baru penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus reserve repo  Bank Maluku-Maluku Utara.

Manumpak Pane menegaskan, kasus dugaan korupsi reverse repo atau pembelian surat-surat berharga Bank Maluku akan dinaikkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Hal tersebut dilakukan lantaran Jaksa penyidik telah menemukan titik terang soal tindak pidana korupsinya

Manumpak Pane menjelaskan proses kasus reserve repo akan ditangani usai Tim Jaksa Tipikor menyempurnakan perkara pembangunan transit passo yang saat ini terus diupayakan selesai dalam waktu dekat.

Ia mengatakan, kejaksaan telah meminta keterangan dari pihak internal Bank Maluku dan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahap penyidikan dalam kasus Reverse Repo, sehingga dijadwalkan akhir Juni atau awal Agustus kasusnya sudah bisa kita naikkan ke tahap penyidikan untuk selanjutnya pemeriksaan saksi-saksi terkait.

Menurut Manumpak, pihak-pihak yang nantinya dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi reverse repo sebesar Rp 263 milliar di tahap penyidikan adalah pihak-pihak yang mengetahui langsung soal mekanisme reverse repo.

Menurut Manumpak setelah menemukan dua alat bukti dari hasil pemeriksaan saksi-saksi di tahap penyidikan nanti, maka Jaksa penyidik akan menetapkan sekaligus mengekspose tersangkanya ke publik melalui media.

Ia memastikan penyidik akan bekerja cepat dan profesional, dan siapapun yang turut serta menikmati dana Reverse Repo itu akan ditindak tegas tanpa terkecual.

Sebelumnya Jaksa Tipikor Kejati Maluku telah melakukan pemeriksaan mantan Direktur Umum PT. Bank Maluku-Maluku Utara, Dirk Soplanit serta beberapa petinggi Bank Maluku untuk dimintai keterangan dalam kasus reverse repo obligasi atau pembelian surat obligasi oleh bank tersebut dari PT. Andalan Artha Advisindo (AAA) Sekuritas oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku hanya sebagai saksi.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *