Berita Ambon – Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) kota Ambon Benny Selanno mengingatkan Kepala sekolah untuk tidak melakukan tindakan nepotisme dengan menambahkan keluarga mereka dalam SK Honor guru.
Selanno berharap pengangkatan tenaga honorer guru tahun ini dapat menyelesaikan persoalan honorer selama ini di Ambon.
Ditegaskan jika kedapatan ada Kepala Sekolah yang sengaja menambahkan tenaga honor sisipan saudara, ipar atau tetangganya dalam data SK honor akan ditindak.
Dirinya juga meminta kepada semua guru honor yang saat ini memfalidasi data mereka jika menemukan ada kepala sekolah yang melakukan hal tersebut untuk segera dilaporkan. Sebab jika ketahuan tentunya akan berdampak bagi honorer itu sendiri yang sudah lama mengabdi baik di SD maupun SMP yang ada di kota Ambon.
Dijelaskan Benny, sesuai surat Menpan, seluruh Kepala BKSDM diminta melakukan pendataan dalam rangka P3K , baik itu tenaga pengajar, tenaga medis maupun tenaga kontrak
Hal ini memberikan peluang kepada tenaga honorer dan kontrak untuk diangkat, tetapi tentunya dengan berbagai persyiaratan.
Benny menambahkan pihaknya terus melakukan pendataan dengan sisa waktu hingga 31 September 2022. Olehnya itu bagi honorer ataupun tenaga kontrak diminta untuk segera menyelesaikan surat – surat administrasi paling lambat sebelum tanggal yang ditentukan.DMS