Berita Papua, Jayapura – Warga Jayapura menyambut baik sikap kenegarawan Gubernur Papua Lukas Enembe, untuk bersedia diperiksa oleh tim dokter independen dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Sikap Gubernur Lukas Enembe ini di apresiasi Jordan Yapo warga Kampung Doyo, Sentani, Kabupaten Jayapura.
Jordan menilai keterbukaan sikap Lukas tersebut merupakan sebuah langkah maju dan patut diapresiasi. Olehnya itu simpatisan Lukas yang masih menempati rumah kediaman Gubernur itu, agar membubarkan diri.
Perkembangan terbaru ini diutarakan Jordan Yapo menyikapi pernyataan Pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening yang menyatakan, kesediaan Gubernur Papua Lukas Enembe untuk diperiksa tim dokter Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemeriksaan akan dilaksanakan di rumah pribadi Enembe di Koya Tengah, Jayapura.
Stefanus juga mengatakan, keluarga dan para pendukung Lukas mendukung penuh upaya KPK dan tim dokter independent dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memeriksa Lukas di rumah kediamannya. Sebab, KPK dinilai telah menempuh upaya persuasive sehingga situasi pun menjadi kondusif.
“Saya mengapresiasi kaena Pak Lukas sudah membuka diri untuk diperiksa,” ungkap Jordan di sela-sela acara penutupan Festival Danau Sentani di Pantai Khalkote.
Kalau Lukas sudah membuka diri, lanjut Jordan, untuk apa lagi rumahnya dijaga ratusan orang. Ia meminta massa simpatisan Lukas yang selama ini menjaga dengan ketat rumah kediaman Lukas untuk membubarkan diri dan kembali ke aktivitas hariannya di kampungnya masing-masing.
“Karena Bapa Lukas sudah bersedia, masyarakat yang selama ini jaga rumah Pak Lukas di Koya, bubar sudah,” imbau Jordan.
Ia menilai, dengan perkembangan yang semakin baik ini, keberadaan ratusan warga di rumah kediaman Lukas Enembe justeru bisa memperkeruh situasi. Jalannya pemeriksaan bisa terhambat. Kalau terhambat, penyelesaian persoalan Lukas pun bisa tertunda.
Menurutnya, Lukas Enembe sendiri yang mesti bicara dengan para pendukungnya itu untuk meninggalkan rumah kediamannya.
“Kalau orang lain yang minta, belum tentu mereka mau, karena mereka datang ke Koya karena mereka hormat dan cinta kepada Pak Lukas,” tutur Jordan.DMS