Komisi D DPRD Maluku Minta Rumah Sakit Tidak Telantarkan Pasien BPJS

Ambon- Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku, Saidah Uluputyy meminta kepada rumah sakit milik pemerintah maupun swasta di Maluku tidak menelantarkan pasien BPJS Kesehatan.

Menurut Ketua Komisi D dari Partai Keadilan Sejahtera ini, rumah sakit wajib memberikan layanan kesehatan tanpa melihat latar belakang pasien, agar tidak terjadi penelantaran pasien yang berujung pasien meninggal dunia.

Selain rumah sakit, Uluputty juga meminta unit-unit pelayanan kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa melakukan diskriminasi terutama kepada masyarakat tidak mampu.

Ia mengatakan, meski saat ini masih ada rumah sakit yang belum bermitra dengan layanan BPJS Kesehatan, tetapi  rumah sakit harus tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Politisi PKS ini juga meminta Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota memberikan pengawasan sehingga peristiwa penelantaran terhadap pasien tidak terulang.

Menurutnya penanganan pasien harus menjadi prioritas utama. Jangan karena alasan tidak bermitra dengan BPJS Kesehatan, rumah sakit mengabaikan pasien.

Hingga saat ini, warga masih saja mengeluhkan persoalan buruknya pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan di rumah sakit, terutama di rumah sakit yang sudah menjadi mitra.

Yang sering dikeluhkan warga antara lain urusan administrasi saat berobat, penolakan pasien peserta BPJS dengan alasan kamar penuh dan berbagai persoalan lainnya.

Oleh karena itu Uluputty mengingatkan agar  jangan ada lagi penolakan atau kasus lainnya seperti pungutan liar di rumah sakit atau berbelit-belitnya urusan administrasi saat hendak berobat. Pasalnya hal ini menyangkut nyawa atau hidup mati seseorang.DMS

Tidak Ada Batasan Waktu Rawat Inap Bagi Pengguna BPJS Kesehatan

Pepres Nomor 28 Tahun 2016 Jamin Penyesuaian Tarif Bagi Pasien

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *