Komisi III DPRD Kota Ambon Terus Koordinasikan Pemanfaatan TPU Nania

Ambon- Ketua komisi III DPRD kota Ambon, Rovik Afifudin mengemukakan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan SKPD mitra khususnya dinas tata kota dan dinas pekerjaan umum terkait dengan difungsikan taman pemakaman umum (TPU) Air Besar.

 

Diakuinya, semakin hari kebutuhan masyarakat untuk memakamkan keluarga di TPU makin padat, sehingga harus dicari jalna keluar untuk menyediakan lahan bagi tempat pemakaman warga kota Ambon.

Dijelaskannya, minimal dalam tahun 2016 ini TPU Air Besar sudah harus dibersihkan. Pembersihan menurut Afifudin, adalah membuat pagar sekeliling TPU, membuat talud serta membuat jalan setapak dengan menggunakan paving blok, sehingga TPU tidak kelihatan semrawut dan dapat difungsikan oleh warga  guna memakamkam sanak keluarga.

Selain TPU Air Besar, komisi III juga tetap mendorong agar TPU di desa Nania juga segera dapat difungsikan. Tambahnya, saat ini lahan untuk TPU Nania yang baru dibebaskan adalah 2 hektar dari 5 hektar yang drencanakan. Walaupun belum sampai 5 hektar, namun TPU tetap harus dibangun guna memenuhi kebutuhan warga masyarakat karena itu dibutuhkan waktu sekitar 5 bulan guna pematangan lahan.

Dengan adanya TPU Nania, maka diharapkan TPU Benteng tidak lagi digunakan sebagai tempat pemakaman mengingat lokasi yang telah padat dengan kuburan. Dirinya juga mengingatkan TPU Kebun Cengkeh yang merupakan TPU campuran, Islam dan Kristen harus benar-benar dijaga dan dirawat dengan baik yaitu dengan membuat pagar sekeliling agar terlihat rapi dan tidak kumuh. DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *