Korps Adhyaksa Diimbau Utamakan Sikap Represif Dalam Penegakan Hukum

Ambon-Jajaran Kejaksaan Tinggi Maluku,Sabtu (22/7), pagi  memperingati  HUT Adhyaksa ke-57, dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Manumpak Pane, selaku Inspektur Upacara.

Peringatan, yang digelar dalam bentuk upacara di halaman Kantor Kejati itu, melibatkan Korps Adyaksa Kejaksaan Negeri Ambon.

Jaksa Agung M Prasetyo, dalam sambutan yang dibacakan, Kejati Maluku Manumpak Pane, meminta seluruh jajaranya untuk solid dan senantiasa meningkatkan integritas sebagai landasan  esensial bagi aparatur negara. Oleh sebab itu, korps Adyaksa harus tanggap dalam menyelesaikan persoalan di tempatnya menjalankan dinas.

Sejalan dengan tema HUT Adyaksa ke-57 tahun ini, yakni  satu tujuan, satu sikap, satu hati untuk membangun negeri, Jasa Agung M. Prasetyo juga meminta jajaran Adhyaksa untuk senantiasa memwujudkan harmonisa dalam bingkai kebersaman,  karena hal itu  merupakan  prinsip utama yang harus dimiliki insan Adhyaksa, ditengah keberagaman dan kebhinekaan dalam kehidupan berbangasa dan bernegara.

Prasetyo juga mengingatkan jajaranya, agar dalam penanganan perkara tidak semata mata mengedepankan sikap represif dan retributif, yang lebih dimaksudkan untuk mempidanakan pelaku, melainkan harus juga memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat, dengan bertolak pada paradigma restorasi, koreksi dan rehabilitasi.

Kejati Maluku Manumpak Pane, usai memimpin upacara HUT kepada sejumlah media, kembali  mengingatkan jajaranya, bersikap profesional serta senantiasa menjaga citra dan wibawa korps Adhyaksa dengan tidak melakukan hal-hal yang menjatuhkan citra kejaksaan.

Ditanya, perkembangan penanangan kasus korupsi yang sedang bergulir di Kejaksaaan Tinggi Maluku, Manumpak optimistis, dalam waktu dekat penyidik tipikor akan menetapkan tersangka salah satunya adalah tersangka korupsi terminal transit Passo.

Dalam upacara HUT Adhykasa ke-57 di Ambon, Manumpak Pane juga menyematkan penghargaan Satya Lencana Adhykasa 10 dan 20 tahun, bagi ASN korps Adhykasa lingkup Kejati dan Kejari Ambon.

Rangkaian kegiatan ditutup  dengan acara syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kejati dan Wakajati, Eryl Agoes Putra, serta pembagian dorprize .DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *