KPID Maluku Dorong Lembaga Penyiaran Penuhi Kebutuhan Informasi Masyarakat Perbatasan

Ambon-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Maluku mendorong lembaga penyiaran di Maluku baik radio maupun televisi untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat di wilayah perbatasan, terutama di Maluku Tenggara dan Maluku Barat Daya (MBD) yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste dan Australia.

Ketua KPID Maluku, Mutiara Dara Utama mengakui, hingga saat ini informasi dan hiburan di daerah perbatasan masih dinominasi oleh siaran radio dan televise dari negara tetanga. Karena itu pihaknya mendorong agar lembaga penyiaran seperti televisi dan radio berkontribusi memberikan layanan informasi hingga ke pelosok tanah air terutama di kawasan perbatasan.

KPID Maluku, menurut Mutiara, telah berkoordinasi dengan DPRD maupun pemerintah Kabupaten yang berbatasan dengan negara tetangga untuk menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung demi memperkuat saluran informasi  kepada masyarakat setempat.

Mutiara  mengakui, minimnya sebaran informasi dari lembaga  penyiaran Indonesia yang belum mampu menjangkau daerah perbatasan, cukup berdampak bagi masyarakat. Oleh karena itu dalam pemenuhan akan informasi, KPID dan pemerintah mendorong terbangunnya Lembaga Penyiaran Komunitas di daerah perbatasan.

Pemerintah dan KPI menurutnya telah membuat kesepakatan untuk mempermudah pemberian izin bagi pendirian lembaga penyiaran di daerah perbatasan. Kebijakan ini diharapkan dapat menarik minat lembaga penyiaran untuk memperluas jangkauan siarannya hingga ke daerah perbatasan.

Sehubungan dengan pengawasan penyiaran, Mutiara mengatakan, KPID Maluku terus memantau manfaat penyiaran bagi pemirsa TV maupun pendengar radio, hal ini sebagai bagian dari konsekwensi Undang-Undang No 32 tentang penyiaran.

Mutiara tidak menampik selama pengawasan beberapa lembaga penyiaran diberi teguran. Sedangkan untuk sanksi tegas menurutnya belum diterapkan karena saat ini langkah pembinaan lebih dikedepankan.

Mutiara berharap, insan penyiaran di Maluku membuat program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Sehingga manfaat hiburan dan edukasi bisa didapatkan secara seimbang dan tidak hanya sekedar mengejar rating. DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *