KPID Maluku Gelar Rapat Koordinasi Lembaga Penyiaran Se Provinsi Maluku

Ambon-Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Maluku menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama lembaga penyiaran di Ambon  dengan tema “Peran lembaga penyiaran dalam konteks kearifan lokal” di aula Kantor Kominfo Maluku,Jumat (10/11).

Rakor yang  dihadiri sejumlah peserta dari lembaga penyiaran, baik radio maupun televis,guna melahirkan pemahaman tentang penyiaran dalam konteks lokal yang lebih  baik.

Ketua KPI Maluku Mutiara Dara Utama mengatakan, tujuan dari Rakor tersebut adalah menyatukan visi  penyiaran terutama lembaga yang sifatnya nasional bisa bersiaran di Ambon, dengan tetap mengikuti aturan-aturan yang di tetapkan sesuai UU tentang penyiaran.

Dalam Rakor dimaksud KPI Maluku juga sekaligus mensosialisasikan peraturan perizinan dan mekanisme perizinan penyelenggaran penyiaran .

Sosialisasi KPID Maluku diperlukan untuk menjadikan lembaga penyiaran yang taat aturanya. Syarat mendirikan lembaga penyiaran profesional antara lain pertama, memiliki manajemen yang teratur, oleh karena itu pengelolaan lembaga penyiaran diperlukan keseriusan, pengetahuan dan pengalaman.

Menurutnya pengembangan Lembaga Penyiaran untuk menjadi Lembaga yang produktif dan mencerahkan masyarakat sesuai amanat undang-undang dan peraturan KPID, dimana seluruh lembaga penyiaran baik televisi maupun radio, harus memiliki kelengkapan izin, sebelum beroperasi.

Lembaga Penyiaran yang taat aturan, sesuai UU 32 tahun 2002 dan Permenkominfo nomor 28 tahun 2008 yakni memiliki izin penyiaran, sertifikasi pemancar dan kelengkapan Administrasi Kelembagaan (Akte pendirian, SIUP, SITU dan NPWP).

Muatiara menyebutkan, Lembaga Penyiaran yang memiliki manajemen teratur, yaitu mempunyai Business Plan, memiliki sarana dan prasarana yang memadai dan memiliki manajemen yang baik.DMS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *