Maluku Kembali Tidak Mendapatkan Jatah Penerimaan CPNS

penerimaan CPNS

Ambon-Menyikapi adanya informasi bahwa tahun ini Maluku kembali tidak diberikan jatah penerimaan CPNS terutama bagi tenaga guru dan kesehatan ditanggapi serius oleh Anggota komisi A DPRD Maluku, Amir Rumra.

Menurutnya jika hal tersebut benar, maka DPRD akan meminta klarifikasi ke Gubernur Maluku, mengingat sudah tiga tahun berturut-turut, Maluku belum mendapatkan jatah penerimaan CPNS dari  Pemerintah Pusat.

Menurut Rumra kebijakan pengangkatan tenaga honorer oleh Pemerintah Kabupaten/Kota  dan Provinsi, tidak menyelesaikan permasalahan pengangguran serta kebutuhan atas tenaga pendidikan dan kesehatan di Maluku saat ini.

Komisi A DPRD Maluku akan mempertanyakan hal itu kepada BKD dalam rapat yang akan diadakan dalam waktu dekat

Berdasarakan data yang ada,saat ini jumlah tenaga guru kontrak di Maluku kurang lebih 5000 orang, tersebar baik itu pada jenjang sekolah SMA maupun SMP, telah ditarik dan menjadi kewenangan pemerintah provinsi Maluku.

Hal ini menurutnya akan menjadi persoalan baru, dikarenakan beban biaya APBD provinsi akan meningkat, oleh karena itu Fraksi PKS mengusulkan, khusus untuk guru SMP bisa dikembalikan ke kabupaten kota masing-masing. Termasuk memeinta Pemerintah membuka cabang dinas masing-masing disetiap kabupaten kota.DMS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *