Masuk Zona WDP Tahun 2016 Walikota Optimis 2017 Sandang Kriteria WTP

Ambon- Pemerintah Kota Ambon masuk dalam zona predikat Wajar Dengan Pengeculian (WDP) bersama empat pemerintah daerah lainya, setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Maluku melakukan  Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016.

Lima Pemda yang mendapat predikat WDP selain Kota Ambon yakni Pemerintah Kota Tual, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Maluku Barat Daya.

Menyikapi hasil laporan BPK, Walikota Ambon Richrads Louhenapessy optimistis, Kota Ambon tahun 2017 akan meraih predikat Wajar Tanpa Pengeculian.

Louhenapessy mengakui predikat WDP karena Pemkot Ambon belum menyelesaikan administrasi sejumlah aset yang ada pada lingkup Pemerintah kota Ambon.

Menurut Walikota, Pemerintah Kota Ambon selalu transparan dalam hal pengelolaan anggaran, yang diikuti dengan perbaikan kinerja ASN.

Louhenapessy mencontohkan, rasio belanja pegawai pada tahun 2015 dari 61,10 % turun  ke angka 57,28 %. untuk tahun 2016.

Berdasarkan data BPK dari 12 Pemda, tiga Kabupaten masing-masing Seram Bagian Barat, Buru Selatan  dan Kabupaten Kepulauan Aru, laporan keuangannya tidak dapat diberikan pendapat.

Sementara  ada empat yang memperoleh opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), yakni Provinsi Maluku, Kabupaten Buru, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Perolehan opini  Wajar Dengan Pengecualian (WDP), disandang Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kota Tual dan Kota Ambon.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *