Menko Maritim : TdM Akan Jadi Event Pariwisata Bergengsi

Ambon – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menkomaritim), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan lomba balap sepeda internasional Tour de Moluccas (TdM) akan berkembang menjadi salah satu event pariwisata berbasis olah raga bergengsi dan terkenal di mancanegara.

Hal ini disampaikan Menko Luhut saat saat Grand Openning TdM dan melepas peserta Cycling for All, di Ambon, Minggu (17/9).

Luhut yakin di tahun-tahun mendatang Tour de Molucca akan berkembang menjadi sport tourism bergengsi di mancanegara, karena ditunjang besarnya potensi sumber daya alam maupun berbagai objek wisata bahari, sejarah dan budaya.

Dia optimis jumlah peserta terutama dari mancanegara pada tahun-tahun mendatang akan lebih meningkat dikarenakan nama besar Maluku atau “Moluccas” sangat populer dalam sejarah dunia sebagai negeri penghasil rempah-rempah di masa lalu.

Penyelenggaraan TdM tahun 2017 yang mulai berlangsung 18-22 September dengan rute melintasi tiga kabupaten dan Kota Ambon tersebut akan menjadi tolok ukur untuk penyelenggaraan lomba tersebut di tahun 2018 dan seterusnya.

Menko Luhut menilai kota Ambon maupun kabupaten lainnya di Maluku, kaya akan potensi pariwisata dan hanya tinggal dibenahi serta didorong dan dikelola secara optimal agar berkembang menjadi destinasi pariwisata unggulan di Indonesia maupun mancanegara.

Menteri menegaskan sektor pariwisata akan menjadi salah satu sektor ungulan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo akan menjadi penghasil devisa utama Indonesia di tahun 2019 dengan target devisa 20 miliar dolar AS atau naik dari tahun 2017 yang ditargetkan sebesar 10 miliar dolar AS.

Luhut menilai, Kota Ambon saat ini kemajuannya sangat luar biasa, terutama kebersihan. Karena itu pemerintah ingin mendorong ibu kota provinsi Maluku tersebut menjadi lebih bagus dan memiliki daya tarik tersendiri terhadap peningkatan arus kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri.

Menurutnya, kebersihan merupakan kunci utama keberhasilan dan kemajuan sektor pariwisata di suatu daerah, termasuk penanganan sampah yang tidak dibuang sembarangan termasuk dibuang ke laut, akan berdampak menyebabkan gangguan kesehatan di masa mendatang.

Karena itu, menteri Luhut mengajak seluruh komponen bangsa di Ambon dan Maluku secara umum untuk dapat menjaga dan mengedepankan masalah kebersihan sebagai salah satu prasyarat utama pengembangan sektor pariwisata yang semakin maju di masa mendatang. (DMS-Antara)

etape terakhir dijadwalkan berlangsung pada 22 September 2017 di Kota Ambon

Ini Tiga Lagu Tour de Mollucas 2017

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *