Masohi,Malteng (DMS) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengajak masyarakat Maluku, khususnya di Maluku Tengah, untuk menjadi duta perdamaian dalam menyikapi berbagai konflik yang terjadi, baik di lingkungan sosial maupun di media sosial.
Hal tersebut disampaikan Menteri Bahlil saat bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabatnya di kawasan Banda Baru, Jalan Trans Seram, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, pada Jumat (4/4).
Sebagai tokoh asal Maluku, Bahlil mengaku prihatin atas konflik yang melanda beberapa negeri bertetangga di daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa konflik hanya akan membawa penderitaan dan penyesalan bagi semua pihak.
“Tidak ada yang diuntungkan dari konflik. Karena itu, diperlukan peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda dalam meredam setiap potensi perpecahan,” ujarnya.
Bahlil juga mengimbau agar setiap permasalahan, sekecil apa pun, diselesaikan secara adil dan bijaksana agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar di kemudian hari.
Ia menekankan pentingnya memperkuat kembali nilai-nilai kekerabatan di Maluku, seperti tradisi Pela Gandong yang telah lama menjadi simbol persatuan dan warisan budaya yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.DMS