Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyatakan bahwa proses naturalisasi pesepak bola tetap dilakukan guna memperkuat Tim Nasional Indonesia.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan di laman Kemenpora dan dipantau di Jakarta pada Kamis, Dito menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan maksimal terhadap upaya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memajukan olahraga ini.
Salah satu langkah pemerintah adalah membangun pusat pelatihan (training center) untuk cabang olahraga unggulan, termasuk sepak bola. Dito mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah tengah membangun training center di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Cibubur sebagai bentuk keseriusan dalam memajukan sepak bola nasional.
“Kami telah memberikan berbagai dukungan untuk semua rencana yang telah disusun oleh PSSI. Kemenpora terus mendukung, dan ke depan akan ada lebih banyak pemain naturalisasi yang bergabung dengan Timnas Indonesia. Kami akan memaksimalkan ini,” ujarnya.
Sebagai menteri termuda dalam Kabinet Indonesia Maju, Dito juga menyoroti upaya Kemenpora dalam menjaga kekompakan timnas. “Kami berusaha menjaga chemistry yang terjalin di timnas saat ini,” tambahnya.
Kemenangan 2-0 Indonesia melawan Filipina dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran kedua di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Selasa (11/6) lalu, membawa skuad asuhan Shin Tae-yong (STY) ke putaran ketiga kualifikasi turnamen bergengsi tersebut. Skuad Garuda akan bersaing dengan 17 negara Asia lainnya untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026 yang akan diadakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Selain itu, kemenangan tersebut juga memastikan Indonesia memiliki tiket untuk bersaing di Piala Asia 2027. DMS/AC