Panitia Matangkan Peringatan Dua Abad Christina Martha Tiahahu

Ketua Panitia Peringatan Dua Abad Martha Christina Tiahahu, Lusi Peilouw mengatakan

Ambon-Panitia Peringatan Dua Abad Perjuangan Martha Christina Tiahahu, terus mematangkan persiapan pahlawan Maluku ini pada 2 Januari 2018 mendatang.

Untuk mengenang jasa-jasanya, peringatan dua abad tanggal, 27 Desember 2017 Panitia akan menyelanggarakan Festival Martha Christina Tiahahu dengan menggelar sejumlah event antara lain, lomba mancing, forum diskusi, seminar serta lomba lari Marathon 23 KM

Ketua Panitia Peringatan Dua Abad Martha Christina Tiahahu, Lusi Peilouw mengatakan,  Festival Martha Christina Tiahahu akan dijadikan kalender tahunan pariwisata di Pulau Nusalaut khususnya di Negeri Abubu.

Menyemarakan peringatan dua abad, tersebut panitia juga menggelar kirab obor dan dayung perahu yang akan diikuti dua ratus perempuan.

Menurut Peilouw, masyarakat Nusalaut khsusunya masyarakat Negeri Abubu antusias menyambut peringatan dua abad Martha Christina Tiahahu.

Untuk menampung seluruh tamu undangan yang akan hadir pada acara tersebut panitia dan pemerintah negeri setempat telah mempersiapkan rumah warga untuk nantinya di tempati.

Peilouw berharap Peringatan Dua Abad Christina Martha Tiahahu dapat dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Perayaan dua abad pahlawan Martha Christina Tiahahu dikemas dengan optimal sehingga memotivasi semangat generasi muda, terutama kaum perempuan di Tanah Air agar mengikuti jejaknya untuk mengisi kemerdekaan dengan terobosan strategis dalam menjawab mekanisme pemerintahan serta mengoptimalisasi pembangunan dan pelayanan sosial.

Martha Christina Tiahahu adalah salah satu dari sekian banyak Pahlawan Wanita Indonesia seperti Cut Nyak Dien (Aceh) dan Kartini (Jawa).

Mereka adalah wanita-wanita tangguh yang sangat berperan aktif dalam perjalanan perjuangan bangsa Indonesia mengusir penjajah dari Bumi Pertiwi.

Martha Christina Tiahahu kelahiran Negeri Abubu, Nusa Laut, Kabupaten Maluku Tengah menorehkan sejarah sebagai Wanita Maluku yang ikut berperang mengusir penjajah dari Negeri Para Raja, gugur membela tanah air Indonesia.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *