Pasangan “MUSA”  Mundur Dari Kontestasi Pilkada Maluku 2018

Ambon- Pasangan Samual Waleruny – Munir Kairoty  membatalkan pencalonan melalui jalur perseorangan atau independen di Pilkada Maluku 2018, karena pasangan dengan akronim “MUSA” ini tidak berhasil mengumpulkan syarat dukungan minimal 10 persen dari jumlah DPT Maluku yaitu 122.895 dukungan.

Waleruny mengakui, selama sebulan Tim relawan bekerja hanya mampu mendulang dukungan masyarakat kurang lebih 100 ribu, dengan demikian secara legowo keduanya mengurung niat untuk maju sebagai bakal calon.

Pasangan Samual  Waleruny – Munir Kairoty secara lugas menyampaikan rasa terima kasih terhadap masyarakat Maluku yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka berdua dalam bentuk dukungan KTP.

Baiki Waleruny maupun Kairoty menegaskan, kalau tekad untuk maju melalui jalur independen adalah murni dorongan warga Maluku yang menginginkan perubahan, dan tidak ada niat atau konspirasi  menghalangi bakal calon lain untuk maju di Piklada Mendatang .

Pasangan Samual  Waleruny – Munir Kairoty bersama tim relawan bernecana menyerahkan syarat minimal dukungan ke KPU Maluku pada, Sabtu (25/11) namun hal tersebut diurung karena minim syarat.

Sebelumnya pada saat deklarasi beberapa waktu lalu, baik Waleruny maupun Kairoti mengatakan keinginan keduanya untuk maju sebagai salah satu kontestan Pilkada 2018, selain dorongan masyarakat juga karena niat untuk memajukan provinsi Maluku dari keterpurukan pembangunan setelah ditinggal Karel Albert Ralahalu.

Untuk diketahui, kemungkinan Pemilihan Kepala Daerah 2018 di Maluku hanya dua pasang calon, yakni pasangan calon Said Assagaff-Andres Rentanubun dan pasangan Murad Ismael. Pasangan calon independen dengan jargon Hebat atau Herman Koedoeboen-Abdulah Vanath yang telah mendaftarkan diri dengan syarat dukungan 165 ribu suara digugurkan KPU Maluku.

Kendati telah digugurkan pasangan HEBAT tidak patah arang, dimana pada, Selasa (28/11) Tim Relawan HEBAT menyambangi Bawaslu Provinsi Maluku melaporkan hasil ferifikasi yang dilakukan oleh KPU Provinsi Maluku.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *