Pemerintah Kota Ambon Gelar Operasi Air Bersih

Ambon-Walikota Ambon, Richard Louhenapessy memerintahkan dilakukannya operasi air bersih dalam kota Ambon, terkait dengan kemarau panjang akhir-akhir ini yang berdampak pada kebakaran hutan dan krisis air bersih pada beberada lokasi dalam kota Ambon.

Kebijakan yang diambil oleh pemerintah kota Ambon saat ini guna mengurangi beban masyarakat adalah menggelar operasi air bersih. Diakuinya, operasi air bersih dilakukan mengingat air PAM yang diprodukasi setiap hari yang biasanya berharga sekitar Rp.120.000,00 kini melonjak menjadi Rp.350.000,00

Louhenapessy menghimbau kepada masyarakat lebih waspada dan hati-hati jika membuka lahan baru dengan tidak membakar rumput, selain itu juga berhemat dengan air di rumah.

Sementara itu, kepala BPBD kota Ambon, Enrico Matitaputty menyatakan pemerintah kota melalui sejumlah dinas terkait diantaranya BPBD kota Ambon bersama provinsi , dinas Kebersihan kota Ambon, PDAM kota Ambon mulai mensuplai air bersih dalam operasi air bersih bagi masyarakat.

Diakuinya kegiatan tersebut mulai dilakukan Sabtu pagi,  pada sejumlah titik yang dianggap rawan air bersih. Dimana terdapat kurang lebih  25 titik rawan air bersih tersebar dari Laha hingga Latuhalat.

Satu tanki mobil air menurutnya, berkapasitas 5.000 liter. Operasi air bersih ini akan dilakukan  selama musim kemarau yang akan berputar  tiga hari sekali. Lokasi yang menjadi target operasi  air bersih adalah kawasan Kapaha, Kramat Jaya,kampung Wara Stain, Batu Merah kampung.

Dirinya mengungkapkan 25 titik tersebut merupakan hasil rapat koordinasi bersama walikota, namun dalam prosesnya jika warga mengetahui masih ada lokasi yang krisis air bersih dapat segera menginformasikan kepada BPBD kota Ambon di Karang Panjang untk ditindaklanjuti.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *