Pemerintah Luncurkan Gerakan Guru Garis Depan

Ambon-Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia telah meluncurkan program “Gerakan Guru Garis Depan”,dimana pelepasan tahap pertama sebanyak 798 guru yang dilakukan langsung oleh presiden Joko Widodo di Istana negara. Demikian dikatakan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia  Anies Baswedan saat melakukan kunjungan kerja di kota Ambon.

Dijelaskan Baswedan dalam program Gerakan Guru Garis Depan tahap kedua pemerintah telah menyiapkan kurang lebih 3.500 guru yang akan ditempatkan pada wilayah terpencil dan perbatasan diseluruh Indonesia.

Menurut Baswedan, guru garis depan merupakan guru yang siap dan memiliki komitmen yang luar biasa untuk mengabdikan seluruh tugas dan tanggungjawabnya di daerah-daerah terpencil yang ada diseluruh Indonesia.

Selain program gerakan guru garis depan, pemerintah pusat lewat kementrian Pendidikan nasional akan melakukan reviuw terhadap kewajiban mengajar guru selama 24 jam per minggu. Menurutnya guru harus diaktifkan bukan saja untuk kegiatan intrakurikuler melainkan juga untuk ekstrakurikuler, sehingga dengan demikian guru dapat memberikan pelajaran kepada murid lebih lama melalui terobosan yang dilakukan oleh peserta didik.

Pihaknya telah melakukan percobaan bagi sekolah-sekolah yang melaksanakan kurikulum 13 dengan perhitungan anggaran DAK yang berbeda,sementara hasil yang diperoleh sangat baik bagi guru untuk diterapkan. Selain itu guru dapat menghitung jam belajar guna meningkatkan mutu pendidikan di sekolah masing-masing sehingga guru tidak lagi mencari tambahan sampingan di luar sekolah.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *