Pemkot Ambon Gelar Upacara 10 November

Pemerintah  Kota Ambon menggelar upacara Hari Pahlawan, 10 November di Lapangan Kantor Walikota Ambon, dipimpin Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustav Latuheru  bertindak selaku inspektur upacara.

Menteri Sosial Khofifa Indarparawang dalam amanatnya yang dibacakan Sekot Anthony Latuheru mengatakan momentum Peringatan 10 November, tidak semata-mata untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan maupun para pendiri Republik Indonesia.

Menurutnya yang paling terpenting adalah memetik hikmah dari perjuangan para pahlawan yang dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif, saat ini segenap bangsa indonesia bisa menikmati hidup di bumi indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bangsa yang sederajat dengan bangsa lain.

Hari Pahlawan yang kita peringati saat ini didasarkan pada peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia, yakni peristiwa “Pertempuran 10 November 1945” di Surabaya. Sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia internasional, betapa segenap Rakyat Indonesia dari berbagai ras/suku, agama, budaya dan berbagai bentuk partikularisme golongan – bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan menyerahkan hidupnya, jiwa raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan, adalah bagaimana memberikan semangat dan gambaran kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap berperan aktif melindungi NKRI dari sejumlah permasalahan sosial, politik, budaya, ekonomi, hukum dan lain sebagainya.

Dalam semangat cinta tanah air, menjaga pusparagamnya dan kebhinekaan kita, para pendiri republik dan pahlawan pendahulu menuangkan sumbangan terbaiknya kepada kita semua. Pada 28 Oktober 1928, seluruh pemuda Indonesia meluluhkan ego-ego kedaerahan, kelompok, ras dan golongan untuk menyatakan dan berikrar sebagai satu tanah air Indonesia, bangsa Indonesia dan bahasa Indonesia.

Keteladanan untuk membangun kebersamaan dan persatuan yang melampaui partikularitas seperti yang perlihatkan Johannes Leimena untuk mengkonsolidasikan para pemuda meninggalkan partikularitas  menjadi satu  menjadi bagian dari Bangsa Indonesia.

Khusus, untuk para abdi negara baik jajaran ASN, TNI/Polri dan instansi serta lembaga negara lainnya di Ambon, Latuheru  mengingatkan, agar meningkatkan pengabdiannya kepada negara sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum.DMS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *