Pemkot Ambon Wajib Berikan Sosialisasi Aturan Perparkiran Bagi JUKIR

juru parkir Jukir dalam kota Ambon untuk mengikuti aturan

Ambon-Anggota Komisi III DPRD kota Ambon Ari Sahertian meminta juru parkir (Jukir) dalam kota Ambon untuk mengikuti aturan yang telah dibuat, antara lain menaati tata cara melakukan penagihan biaya parkir kepada pemilik kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Menurut Sahertian kenyataan dilapangan Jukir tidak menggunakan seragam parkir termasuk, tanda pengenal dan langsung melakukan penagihan ongkos parkir tanpa disertai dengan karcis yang seharusnya diberikan kepada pengemudi .

Tindakan ini menurutnya menyalahi aturan dan ketentuan yang telah diatur, oleh karena itu dirinya menyarankan agar pemilik kendaraan tidak wajib membayar kepada oknum Jukir , jika tidak memenuhi ketentuan salah satu contoh adalah memiliki tanda pengenal resmi sebagai juru parkir.

Disebutkanaya terjadinya perpakiran liar biasanya pada malam hari dibeberapa lokasi yang ada di kota Ambon, dimana penagih ongkos parkir bukan petugas juru parkir, namun oknum tertentu yang dalam tanda kutip menguasai wilayah tersebut.

Pemerintah daerah diminta bersikap tegas untuk menertipkan para Jukir liar yang sengaja beroperasi dimalam hari, dengan menagi ongkos parkir untuk kepentingan pribadi.

Langkah penertiban menurutnya perlu dilakukan guna menata kota Ambon lebih baik dalam segala hal termasuk tertib perparkiran terutama pada lokasi-lokasi dalam pusat kota Ambon.

Hal ini dirasa akan memberikan dampak positif bagi, baik dari sisi pendapatan PAD daerah yang didapat dari parkiran, maupun terturnya para juru parkir dalam menjalnkan tugas dilapangan.DMS

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *