Pemkot Gelar Sosialisasi Sadar Investasi Kepada Pelaku Usaha dan Mahasiswa

Ambon-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Ambon, melaksanakan sosialisasi sadar investasi bagi para mahasiswa dan pelaku usaha setempat.

Asisten III Pemkot Ambon Romeo Soplanit mengatakan, sosialisasi sadar investasi pada intinya bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya investasi dalam pengelolaan dan pengembangan usaha.

Kota Ambon secara geografis tidak hanya sebagai ibu kota Provinsi Maluku tetapi merupakan pusat aktivitas ekonomi dan bisnis secara lokal, regional maupun nasional, yang bergerak maju menuju kota yang modern, harmonis, sejahtera dan religius.

Menurut Soplanit, Ambon juga merupakan pusat aktivitas ekonomi dan bisnis di Maluku, sangat relevan dengan kegiatan pengelolaan dan pengembangan usaha di sektor jasa dan perdagangan, khususnya jasa perhotelan, swalayan, restauran, rumah makan dan cafe.

Soplanit mengatakan, di era persaingan global saat ini menjaga dan meningkatkan image positif  dimata calon investor sangat penting. Terjadinya perbaikan kualitas  penyelenggaraan pelayanan penanaman modal melalui kebijakan PTSP bidang penanaman modal akan mampu memberikan image yang positif dan menghapus imige negatif tentang buruknya pelayanan perizinan daerah dimata investor

Fungsi PTSP bukan hanya menyelenggarakan pelayanan perizinan dan non perizinan tetapi juga berfungsi menyusun peta investasi. Peta investasi merupakan sumber informasi untuk untuk mengetahui potensi dan peluang investasi pada suatu daerah.

Data yang dihimpun dalam peta investasi harus akurat dan benar. Karena akurasi data dalam data base peluang investasi selama ini memang masih lemah, sehingga para investor yang awalnya merespon data investasi dengan antusias pada akhirnya dihadapkan kenyataan dilapangan jauh berbeda.

Diharapakn melalui kegiatan promosi dan publikasi pada akhirnya akan sampai pada moment of truth yaitu apakah informasi yang disebarkan sesuai dengan kenyataan, semakin lebar perbedaaan atau deviasi dilapangan maka semakin menurun kredibilitas suatu daerah dimata calon investor.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *