Saturday 24th February 2018

Pemprov Minta Kehadiran Kapal Pesiar di Koordinasikan 

Ambon-Pemerintah Provinsi Maluku merespon positif kehadiran turis mancanegara di Kota Ambon menggunakan kapal pesiar, seperti yang tiba dengan menggunakan MS Artania pada Sabtu, (10/02).

Namun sangat disayangkan kehadiran 1.024 wisatawan mancanegara (wisman) itu,tidak dikoordinasikan dengan baik sehingga, kehadiran wisman dari asal Eropa, Asia dan Australia di pelabuhan Yos Sudarso Ambon pada pukul 12:00 WIT terkesan dadakan.

Kendatipun saat itu Pemerintah Kota Ambon mampu menampilkan acara penyambutan dengan meriah, namun harus diakui tidak ada pengaturan yang baik untuk menghadirkan wisman di sejumlah destinasi wisata yang ada di ibu kota provinsi Maluku ini.

Padahal kita mengetahui Pemerintah Provinsi Maluku, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP telah membentuk satuan Satpol khusus Pariwisata.

Menanggapi kehadiran wisman dengan MS Artania tanpa kehadiran Satpoil PP khusus Pariwisata itu, Kepala Satpol PP Pemprov Maluku, Paulus Kaihatu mengakui Pemerintah Provinsi Maluku tidak mendapatkan informasi kehadiran Kapal pesiar MS Artania. oleh karena itu Satpol PP khusus pariwisata tidak diterjunkan dalam acara tersebut.

Kaihatu berharap kedepan jika ada Kapal pesiar yang akan menyinggahi kota Ambon agar pihaknya diberi tahu sehingga dapat mengambil bagian dalam melayani wisman nantinya.

Ia menilai, Maluku dan khususnya Kota Ambon punya destinasi wisata yang dapat dikembangkan, baik wisata pantai budaya dan kuliner.

Ditanya upaya pemerintah memberikan kemudahan akses bagi wisatawan mancanegara, ia menyampaikan pihaknya berusaha maksimal untuk mewujudkan harapan tersebut.

Insert Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Maluku Paulus Kaihatu.

Seperti diketahui, kunjungan wisman di Ambon dari waktu ke waktu terus meningkat, hal ini sejalan dengan semakin tingginya tingkat kepercayaan, masyarakat baik nasional maupun internasional terhadap kondisi keamanan di ibu kota Provinsi Maluku ini.Salah satunya adalah kapal pesiar MS Artania berbendera Bermuda yang menyinggahi Pelabuhan Yos Sudarso Kota Ambon selama 6 jam, Sabtu kemarin.

Kapal Artania dengan bobot 44.656 Gross Tonage (GT) dan panjang 230,6 meter membawa wisatawan mancanegara sebanyak 1.024 orang dan 542 orang kru.

Kapal pesiar merapat di pelabuhan Yos Sudarso pukul 12.00 disambut dengan tarian cakalele, tari lenso, permainan alat musik tifa dan totobuang yang menampilkan lagu khas Maluku.

Setelah merapat para penumpang dan kapten kapal itu disambut Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustav Latuheru dengan mengalungkan kain tanimbar khas Maluku.

Kapten kapal MS Artania, Kronenbroek menyatakan, kunjungan para wisatawan untuk mencari destinasi wisata yang baru yang belum pernah mereka kunjunggi, dan Kota Ambon merupakan salah satu tujuan.

Menurut Kronenbroek, Ambon dipilih karena direkomendasi oleh Kapten Astania sebelumnya Morten Hansen kalau Ambon pantas dikunjungi karena masyarakatnya sangat ramah.Morten Hansen adalah Kapten MS Artania yang pada 28 Februari 2016 juga menyinggahi Ambon.

Kronenbroek berjanji pihaknya akan menceritakan perjalanan ini ke kapal pesiar yang lain agar dapat melakukan kunjungan ke kota Ambon.

Dirinya optimis ke depan semakin banyak kapal pesiar lainnya akan berkunjung ke Ambon dengan membawa lebih banyak wisatawan. DMS




No Responses

Tinggalkan Balasan

Contact Person WhatsApp us