Pendidikan dan Pariwisata Jadi Masukan Prioritas Bagi Wantimpres

Ambon-Sebanyak 10 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) melakukan kunjungan kerja di Maluku tepatnya kota Ambon untuk menyerap aspirasi dan masukan dari Maluku.

Ketua Tim Wantimpres, Abdul Malik Fajar usai mengadakan pertemuan bersama dengan gubernur, kepada sejumlah wartawan menjelaskan, dari hasil pertemuan tersebut ada beberapa hal yang menjadi prioritas pemerintah daerah Maluku yaitu pada sektor Pendidikan dan Pariwisata.

Khusus untuk sector pendidikan, Wantimpres mengapresiasi pendirian Institut Teknologi Ambon (ITA) dalam upaya menjawab kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelola potensi Sumber Daya Alam (SDA) bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hasil  pertemuan ini akan disampaikan Tim Wantimpres kepada presiden, agar nantinya bisa mempercepat pembangunan Institut Teknologi Ambon(ITA).

Sebagai mantan Menteri Pendidikan era Megawati Soekarnoputri, tidak dipungkiri olehnya, bahwa masalah pendidikan tidak pernah selesai di Indonesia, karena itu pendidikan butuh pembaharuan dan pengembangan.

Dikatakannya, pembangunan di daerah Maluku cukup meningkat dari waktu ke waktu, oleh karena itu diperlukan juga sumber daya manusia yang handal. Menurutnya tuntutan pemerintah daerah Maluku untuk membangun ITA adalah hal yang rasional dan perlu mendapatkan dukungan penuh pemerintah pusat.

Sementara itu untuk pengembangan sektor pariwisata, Abdul Malik Fajar mengatakan, Maluku memiliki potensi yang luar biasa karena didukung dengan spot-spot wisatanya yang masih alami dan indah serta tersebar hampir diseluruh dilayah Maluku

Dukungan penuh harus diberikan melalui program-program wisata mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga ke pusat, untuk terus mendorong mengembangkan potensi parawisata di Maluku.

Lebih lanjut dikatakannya hasil dari kunjungan kerja tim yang dipimpinnya ke daerah Maluku, nantinya akan menjadi masukan untuk disampikan langsung kepada presiden. Ia berharap dua prioritas yang menjadi harapan pemerintah dan seluruh masyarakat Maluku dapat direalisasikan dalam waktu dekat.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *