Pengelola SPBU Akui Pertamina Sering Terlambat Salurkan Premimum

Dicky Syauta, Petugas SPBU di pantai Losari

Ambon-Jatah bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dari Pertamian ke SPBU, sebanyak 10 KL setiap hari oleh diduga sebagai penyebab terjadinya kelangkaan Premium.

Dicky Syauta, Petugas SPBU di pantai Losari mengakui, pihaknya setiap hari hanya diberi jatah 10 KL,oleh Pertamina, pasokan yang diberikan  itupun sering terlambat.

Keterlambatan pasokan Premium oleh pihak Pertamina, bakan bukan hanya sekali namun sering berulang kali tanpa alasan jelas. berkurangnya pasokan premium berdampak antrean panjang kendaraan di SPBU.

Selain berkurangnya pasokan, kelangkaan diakibatkan premium yang seharusnya diperuntukan bagi pemilik kendaraan plat kuning, kenyataanya banyak digunakan oleh para pemilik kendaraan pribadi yang seharusnya menggunakan Pertalite.

Menurut Syauta pihaknya SPBU seringkali menghimbau dan mengarahkan pemilik kendaraan pribad menggunakan Pertalite, namun pengemudi tidak menggubris himbuan tersebut.

BBM jenis premium beberapa bulan mengalami kelangkaan premium hampir disemua SPBU yang beroprasi di Kota Ambon. Premium sering langkah dan sulit didapatkan erutama para sopir angkutan umum, sehingga terpaksa  harus menggunakan Pertalette yang harganya jauh lebih mahal.

Kendatipun DPRD kota Ambon telah melakukan pertemuan dengan Pertamina untuk menanyakan persoalan tersebut, namun kelangkaan premium masih terus terjadi hingga saat ini. Kuat dugaan langkahnya Premium sengaja dilakukan oleh oknum pada Pertamina agar konsumen beralih menggunakan Pertalite.DMS

Baca Juga:

Pertamina Di Duga Kuat Sengaja Batasi Penyaluran Premium
Warga Ambon Keluhkan Terbatasnya Premium

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *