Sunday 25th February 2018

Pengurangan Resiko Bencana Harus Terintegrasi

By: On:

Ambon-Kota Ambon merupakan salah satu daerah di Maluku masuk kategori rentan terhadap bencana. Bencana hidrometeorogi seperti banjir, tanah, longsor, merupakan kejadian yang tidak bisa dihindari, namun seharusnya dipahami dan dikelola risikonya untuk bisa meminimalisir dampak yang ditimbulkan bila bencana itu datang. 

Dalam rangka memberikan edukasi serta mengajak para siswa di Kota Ambon memahami isu Pengurangan Risiko Bencana (PRB) serta Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK), Forum PRB Kota Ambon melaksanakan Rapat Koordinasi.

Ketua Forum Adaptasi Perubahan Iklim (APIK) Kota Ambon Deebby Patimahu berharap kedepan pihak Pemkot mampu mengintegrasikan informasi mengenai PRB dan APIK kedalam Rencana Pelaksanaan Pembangunan, mengingat potensi bencana sangat besar sekali terjadi di Ambon.

Berkembangnya waktu dan meningkatnya aktivitas manusia, berdamapak terhadap kerusakan lingkungan hidup yang makin cenderung memperparah jumlah kejadian dan intensitas bencana hidrometeorologi.

Salah satu upaya pengurangan resiko bencana yang harus dilakukan adalah deteksi dini risiko bencana untuk menyiapkan informasi yang dibutuhkan dalam rangka mengantisipasi dan menurunkan tingkat risiko.

Debby Pattimahu meyakini dengan adanya analisis risiko bencana dapat menentukan tingkat keterancaman masyarakat atas dampak kedaruratan serta memastikan kemampuan masyarakat beserta lingkungannya untuk mengantisipasi, mengatasi, dan pulih dari bencana.

Menurutnya bencana yang terjadi di Ambon pada umumnya berkaitan dengan faktor alam dan iklim. Sehingga, langkah penting dalam upaya pengurangan risiko bencana harus menjadi perhatian khusus adalah bagaimana memberlakukan alam guna mencegah terjadinya ketidakseimbangan dan kerusakan ekologi yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana alam.DMS




No Responses

Tinggalkan Balasan

Contact Person WhatsApp us