Perbaikan 800 Rumah Miskin Ditargetkan Rampung Oktober 2017

Ambon-Pemerintah menargetkan perbaikan 139.496 rumah warga miskin menjadi rumah layak huni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Maluku secara bertahap akan selesai pada akhir 2025.

Diluncurkannya program BSPS oleh Pemerintah Pusat, sejak tahun anggaran 2016, Provinsi Maluku mendapatkan jatah 3.000 rumah penduduk miskin di semua kabupaten dan kota untuk diperbaiki.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Provinsi Maluku Kasrul Selang, mengatakan untuk tahun 2017, Dinas yang dipimpinya menargetkan pembangunan rumah sebanyak 800 unit rampung Oktober akan datang.

Dari sebanyak 800 unit rumah tersebut, 450 unit dibangun di Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon sebanyak 350 unit.

Menurutnya, program BSPS yang inti bantuannya mengubah rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni dilakukan secara bertahap setiap tahun.

Dalam program BSPS ini, kata Kasrul, ada dua kategori yaitu program peningkatan kualitas dan pembangunan rumah yang baru, kemudian untuk peningkatan kualitas itu ada tiga kategori diantaranya rusak ringan, rusak sedang, serta rusak berat.

Ia mengatakan saat ini sedang dilakukan verifikasi data. Tidak melalui proses pendaftaran dari tingkat RT/RW, Lurah dan seterusnya tetapi data yang dipakai adalah data tim nasional pendataan penduduk dan kemiskinan (TNP2K) yang sudah ada dalam bentuk by name by adress.

Jika hasil verifikasi membuktikan rumah seseorang masuk kategori rusak ringan maka mereka mendapatkan bantuan yang nilainya berbeda dengan kategori rusak sedang dan rusak berat kemudian bantuannya akan diterima dalam bentuk material.

Selanjutnya jika  data verifikasi lapangan sudah rampung, maka pihak dinas akan mencairkan dana tahap pertama sebesar 50 persen dari total bantuan yang diterima seseorang sesuai tingkat kerusakan rumah mereka.

Sisa 50 persennya akan direalisasikan setelah ada pertanggungjawaban penggunaan material tahap pertama dan masyarakat sendiri yang berembuk menentukan toko penjual bahan material bangunan mana yang akan dipakai untuk menyalurkan barang dan dinas yang akan melakukan pembayaran langsung ke toko.

Ia menambahkan, tahun 2016 Maluku mendapatkan jatah 3.000 rumah dan sebagian besar adalah peningkatan kualitas dengan total anggaran yang bervariasi dan realisasi di lapangan sangat baik

Daerah yang paling banyak mendapatkan jatah perbaikan rumah adalah Kabupaten Maluku Tengah.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *