Periode Januari –Juni Kejati Maluku Tangani 483 Kasus Tindak Pidana

Ambon-Perkara tindak pidana yang di tangani Kejaksaan Tinggi Maluku untuk semester pertama periode Januari-Juni 2017, berdasarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP)  sebanyak 483.

Ke-483 terdiri dari Perkara Keamanan  dan ketertiban Umum (Kamtibum) sebanyak 421, tindak pidana Orang dan Harta Benda (Oharda) 195 dan Tindak Pidana Umum Lainya (TPUL)  sebanyak 205 .

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Eril Prima Putra Agoes, menjelaskan dari 483 SPDP yang masuk sebanyak  421 yang dijadikan berkas perkara terdiri dari Kamtibum 66 berkas perkara, Oharda 178 sedangkan 177 merupakan berkas perkata TPUL.

Menurut Eril Prima setelah melakukan penyelidikan dan penyidikan sebanyak 317 berkas perkara telah P21, terdiri dari Kamtibum 51 berkas perkara, Oharda 128 berkas perkara dan TPUL sebanyak 138 berkas perkara.

Dalam proses penyelidikan dan penyidikan perkara sebanyak 306 perkara dinaikan statusnya  masuk tahap II dan telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri  (PN) Ambon untuk proses persidangan terdiri dari tindak pidana Kamtibum 51 perkara, Oharda  117, dan 138 TPUL.

Ia menambahkan, dari 306 perkara yang dilimpahkan ke PN Ambon sebanyak 200 perkara telah diputuskan oleh Hakim, terdiri dari Tindak pidana Kamtibum 22 perkara, Oharda 91 perkara dan TPUL sebanyak 73 perkara .

Dari putusan PN dimaksud sebanyak 33 perkara sedang dilakukan upaya hukum yakni banding 13 perkara, kasasi 17, grasi 2 perkara dan PK 1 perkara.

Secara Keseluruhan, daftar penanganan perkara tindak pidana umum bidang Kamnegtibun berdasarkan SPDP yang masuk, periode Januari – Juni 2017 sebanyak 83 SPDP

Terdiri dari Kejaksaan Tinggi Maluku, sebanyak 8 SPDP, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon, 28 SPDP, Kejari Maluku Tengah ( 12), Kejari Maluku Tenggara (8), Kejari Maluku Tenggara Barat (14), Kejari Buru (2), Kejari Kepulauan Aru (8) dan Kejari Seram Bagian Barat  sebanyak (2) SPDP.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *