Pesona Pantai Gumumae di Bula Kabupaten Seram

Objek wisata Pantai Gumumae di Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur berhasil mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan oleh pemerintah setempat sebesar Rp10 juta per tahun.

Bula – Objek wisata Pantai Gumumae di Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur berhasil mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan oleh pemerintah setempat sebesar Rp10 juta per tahun.

“Sudah melebihi dari yang ditargetkan oleh pemerintah kami, Rp10 juta. Hingga September kemarin sudah mencapai Rp11 juta, kami masih terus mengejar PAD yang lebih tinggi lagi,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Seram Bagian Timur Ramli Keliobas di Bula, Jumat.

Jika dilihat dari pencapaian angka setoran PAD yang sudah melebihi target, kata dia, besar kemungkinan PAD Pantai Gumumae bisa mencapai 200 persen saat akhir Desember nanti.

“Saya kira sampai Desember nanti bisa mencapai 200 persen karena akhir tahun biasanya sangat ramai pengunjung,” katanya.

Berada di Kecamatan Bula, sekitar empat kilometer dari pusat Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, objek wisata Pantai Gumumae mulai dikembangan sejak tahun 2007 tapi baru dialihkan hak tanahnya kepada pemerintah setempat pada 2013.

Karena menjadi salah satu lokasi rute balap sepeda Tour de Molvccas (TdM), sebagian besar fasilitas standar di Pantai Gumumae, seperti gazebo, toilet, lampu jalan dan air bersih diperbaharui dan dicat ulang pada Juli 2017.

Sedangkan beberapa fasilitas lainnya, seperti rumah-rumah panggung dan jembatan kecil yang berada di bagian tanjung Pantai Gumumae masih tampak tidak terawat, sebagian besar malah sudah rusak berat.

Kendati demikian, secara keseluruhan kawasan wisata tersebut terlihat sangat bersih dari sampah.

“Rencananya tahun ini kami akan membangun ulang rumah-rumah panggung yang sudah rusak karena ada investor dari Papua yang ingin bekerjasama, tapi masih belum mengabari lagi,” kata Ramli.

Memiliki panjang pantai sebesar 3,2 kilometer, Pantai Gumumae memiliki pesona tersendiri dengan banyaknya pohon kasuari laut (Casuarina equisetifolia) yang tumbuh teratur di dekat pantai dan tanjung yang berhadapan dengan desa Sesa, perkampungan nelayan setempat.

Selain ketenangan dan keindahan Laut Seram Timur yang membentang luas, objek wisata itu juga menawarkan pemandangan rimbunan hutan bakau bercampur dengan pepohonan lainnya di area rawa sepanjang jalan menuju tanjung pantai.

Untuk bisa menikmati pesona Pantai Gumumae, para pengunjung harus melewati gerbang depan bertuliskan “Welcome to Gumamae” dan menyusuri jalan beraspal sepanjang 1,4 kilometer.

“Retribusi yang kami tarik dari pengunjung sangat murah, hanya Rp4.000 per orang. Kami sudah melarang pengunjung untuk membawa kendaraan sampai ke area pantai, cukup parkir di gerbang kedua saja, tapi masih ada juga yang tidak mengindahkan,” ujar Ramli.(DMS-Antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *