PLN Ancam Putus Sambungan Pelanggan Menunggak Tagihan

Ambon-PT. (Persero) PLN wilayah Maluku dan Maluku Utara mengancam akan melakukan pemutusan penyambungan listrik ke rumah-rumah pelanggan yang sampai saat ini belum melunasi tunggakan tagihan rekening mereka. Demikian dikatakan Manejer Umum PT. (Persero) PLN wilayah Maluku dan Maluku Utara, Indrdi Setiawan.

Menurutnya, PLN mengakui tagihan listrik yang belum dilunasi pelanggan mencapai Rp94 miliar sehingga BUMN itu berencana melakukan penertiban.

Penertiban ini dilakukan dengan cara menurunkan tim penertiban pemakai tenaga listrik ke rumah-rumah pelanggan secara kontinyu untuk memutuskan jaringan sambungan listrik bagi mereka yang masih menunggak.

Tim tersebut juga melakukan penertiban terhadap pelanggan ilegal karena tidak terdaftar di PLN secara resmi, namun mereka selama ini menikmati aliran listrik secara gratis.

Dikatakan, bagi setiap pelanggan yang terbukti melakukan pelanggaran akan diberi sanksi berupa denda, tagihan susulan, maupun pemutusan aliran listrik termasuk memproses hukum mereka yang kedapatan melakukan pencurian aliran listrik.

Indradi juga mengakui secara umum isu tenaga kontrak (outsourcing) di PLN ini sudah tidak ada, karena dari sisi regulasi UU atau Permen sudah mengakomodir masalahnya.

PLN juga telah berkordinasi dengan Kemenakertrans, sehingga persoalan menyangkut tenaga kontrak telah dikoordinasikan baik dengan kejaksaan maupun kepolisian itu di tingkat nasional. (Antara )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *