Prihatin Krisis Kemanusiaan Rohingya, Solidaritas Mahasiswa Di Ambon Gelar Aksi Simpatik

Ambon-Krisis kemanusiaan Rohingya menggerakkan rasa simpati berbagai elemen mahasiswa di Kota Ambon. Solidaritas mahasiswa yang terdiri dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Jumat siang menggelar aksi simpatik penggalangan dana bagi pengungsi Rohinya.

Aksi ini mulai digelar pada peremptan jalan AM.Sangadji depan Masjid Raya Al Fatah Ambon bergerak menuju Gong Perdamaian Dunia yang terletak di depan Polsek Sirimau Kota Ambon.

Aksi ini cukup menyita perhatian masyarakat, yang dengan sukarela mendonasikan uang kedalam kotak yang disodorkan.

Koordinator aksi simpatik, La Arifudin mengatakan mengatakan tragedi di Rakhine State merupakan kejahatan luar biasa yang harus segera dihentikan masyarakat internasional.

Menurutnya apa yang terjadi di Myanmar merupakan tahapan menuju genosida etnis Rohingya.

Arifudin juga berharap dunia internasional bisa terus memberi tekanan terhadap Myanmar agar pembunuhan terhadap warga Rohingya dihentikan.

Oleh karena itu dari depan Gong Perdamaian Dunia mahasiswa menyerukan agar pemerintah mengambil sikap diplomatik dengan membentuk diplomasi Tripartit antara Pemerintah Myanmar, Indonesia dan PBB untuk mencari solusi yang terbaik, adil, dan akomodatif bagi semua pihak.

La Arifudin mengatakan aksi ini sebagai bentuk protes atas sikap ketidakadilan pemerintah Myanmar terhadap warga muslim di Rohingya.

Dalam aksi simpatik ini, mahasiswa menyatakan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan yang menimpa kelompok Rohingya di Rakhine State, Myanmar. Mahasiswa juga meminta sikap diplomatik pemerintah RI termasuk PBB untuk menyelesaikan persoalan ini, serta mendesak agar Myanmar menghentikan pembunuhan massal di Rohingya.

Aksi Simpatik ini merupakan bagian dari gerakan aksi yang dilakukan oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) secara serentak di 50 titik di seluruh Indonesia.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *