Program Ambon Pandai Matematika Masih Berlanjut

Ambon-Kepala dinas Pendidikan kota Ambon, Benny Kainama menjelaskan program Ambon Pandai Matematika masih terus berlanjut yang dikoordinir oleh Surya Institut tahun 2012 lalu dan selalu terimplementasi dalam program tiap tahun oleh dinas pendidikan kota Ambon.

Kainama merincikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh dinas pendidikan tahun berikutnya adalah kegiatan pengembangan guru masa depan, yaitu mengirim guru untuk belajar matematika sebanyak 12 orang guru yang dilakukan pada tahun 2013. Selain itu juga melatih siswa untuk mengikuti persiapan olimpiade matematika sebanyak 10 orang siswa dari beberapa sekolah yang lebih dulu telah melewati ujian dan tes.

Diakui Kainama program yang dilakukan oleh dinas pendidikan kota Ambon terkait dengan kegiatan Ambon Pandai Matematika terpenting adalah memberikan sosialisasi kepada para guru-guru yang mengajari siswa menggunakan metode gasing yaitu gampang dan asyik. Metode tersebut dilakukan untuk membangkitkan gairan siswa memahami dan mengerti pelajaran matematika secara lebih gampang. Pasalnya selama ini, mata pelajaran matematika seakan menjadi hal yang rumit bagi siswa.

Diakui Kainama, pendidikan bukanlah pembangunan secara fisik tetapi membangun dari dalam, karena itulah pendidikan merupakan aset jangka panjang dimana hasilnya baru dapat dilihat dan dirasakan dalam kurun waktu 5 hingga 10 tahun kedepan.

Hal utama menurut Kainama adalah selalu memonitoring kegiatan di sekolah-sekolah apakah pelajaran matematika telah menjadi kegemaran siswa di sekolah ataukah belum. Impelementasinya akan terlihat dalam event tertentu apakah siswa dan guru dari kota Ambon telah mampu berbicara dengan baik di hadapan publik, apakah kompetensi yang dimiliki oleh guru dan siswa telah memadai.

Diakuinya, jika dibandingkan kompetensi guru kota Ambon dan guru dari sekolah Lentera, rata-rata kompetensi guru kota Ambon masih jauh berada di bawah kompetensi guru sekolah Lentera. Hal tersebut terlihat dari hasil UKG yang baru dilaksanakan tahun 2015 lalu dimana hasil nilai tertinggi diperoleh oleh guru sekolah Lentera, guru sekolah Kalam Kudus dan guru dari SMP Negeri 14 Ambon.

Oleh sebab itu, dirinya mengharapkan dengan adanya program yang dikembangkan oleh dinas pendidikan terhadap guru dan siswa di kota Ambon, dapat meningkatkan pemahaman dan kualitas guru dan siswa di kota Ambon untuk mampu bersaing dengan sekolah lainnya di Indonesia, misalnya dengan mengikuti olimpiade internasional.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *