Program Mahasiswa Wirausaha Unpati Diharapkan Menghasilkan Entrepreneur Mudah

Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) M Sapteno

Ambon-Peran entrepreneur dalam menentukan kemajuan suatu bangsa telah dibuktikan oleh beberapa negara maju seperti amerika, jepang, plus negara tetangga terdekat yaitu singapura dan malaysia. Di amerika sampai saat ini sudah lebih dari 12 persen penduduknya menjadi entrepreneur, dalam setiap 11 detik  lahir entrepreneur baru dan  Data menunjukkan 1 dari 12 orang Amerika terlibat langsung dalam kegiatan entrepreneur.

Menjamurnya entrepreneur Itulah yang menjadikan amerika sebagai negara adi kuasa dan super power. Selanjutnya Jepang lebih dari 10 persen penduduknya sebagai wirausaha dan lebih dari 240 perusahaan jepang skala kecil, menengah dan besar bercokol dibumi kita ini. Padahal jepang mempunyai luas wilayah yang sangat kecil dan sumber daya alam yang kurang mendukung namun dengan semangat dan jiwa entrepreneurshipnya menjadikan jepang sebagai negara terkaya di Asia.

Belajar dari kemajuan negara berkembang dengan begitu banyak entrepreneur muda, maka Universitas Pattimura (Unpati) Ambon juga tidak mau ketinggalan, dan selalu memprovokasikan mahasiswanya untuk menciptakan peluang usaha dari hal-hal yang paling kecil. salah satunya melalaui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW)

Rektor Universitas Pattimura, M Sapteno mengatakan, Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) merupakan salah satu program dalam sistem pembelajaran/pendidikan yang ada di perguruan tinggi. Dengan demikian, PMW harus terintegrasi dan disinergikan dengan program-program kewirausahaan yang telah ada seperti, Kuliah Kewirausahan, Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK), Program Magang/Belajar Bekerja Terpadu/Co-op, Kuliah Kerja Usaha (KKU) dan program kewirausahaan lainnya.

Melalui PMW, Unpati berencana akan memgembangkan setidaknya sembilan sentra usaha sebagai bagian dari pembinaan dan sekaligus wahana praktikum bagi mahasiswa yang ingin menerjunkan diri sebagai entrepreneur , mengakhiri masa perkuliahan.

Terlepas dari rencana Unpati dengan Program Mahasiswa Wirausaha, tidak ada salahnaya kita sedikit mengintip jumlah pengusaha tetangga terdekat yang satu rumpun dengan kita yaitu singapura dan Malaysia. Fakta menyebutkan lebih dari 7.2 persen pengusaha singapura dan lebih dari 3 persen pengusaha malaysia yang menjadikan pertumbuhan berbagai bidang terutama pertumbuhan ekonomi semakin jauh meninggalkan  kita.

Indonesia sendiri hanya memiliki 0.18 persen pengusaha alias kurang dari 1 persen dari jumlah penduduk saat ini. Padahal untuk membangun ekonomi bangsa, menjadi bangsa yang maju, menurut sosiolog yaitu David McCleiland, sedikitnya dibutuhkan minimal 2 persen wirausaha dari populasi penduduknya, atau dibutuhkan sekitar 4,8 juta wirausaha di Indonesia saat ini. Begitupun menurut Ciputra setidaknya dibutuhkan minimal 2 persen pengusaha untuk menjadikan bangsa ini bangkit dari keterpurukan.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *