Proses Pelelangan Proyek Oleh Pokja 6 Kabupaten Maluku Tengah Amburadul

Ambon-Proses Pelelangan proyek pembangunan empat ruang kelas baru (RKB) SDN 2 Tamilouw, yang di laksanakan oleh Kelompok Kerja (Pokja) 6 Pelelangan proyek Daerah Kabupaten Maluku Tengah dinilai amburadul dan tidak sesuai aturan.

Hal ini secara tegas disampaikan Djailani Tomagola Anggota DPRD Maluku Tengah. Ia menilai ada dugaan ketidakadilan yang sengaja dilakukan oleh panitia dalam proses pelelangan proyek pembangunan ruang kelas baru SD Negeri 2 Tamilouw dengan nilai pekerjaan sebesar Rp.768.000.000  yang menggunakan anggaran APBD 2017.

Dijelaskannya berdasarkan fakta dan bukti yang dikumpulkannya, lelang proyek yang dilaksanakan oleh panitia Pokja 6, diduga sebelumnya telah ada arahan dari bupati Abua Tuasikal kepada  seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPEDA) Kabupaten Maluku Tengah, berinisial  MT.

Dikatakan Tomagola, ia telah mengkonfirasi masalah lewat telpon genggam kepada Syaripudin Tuasikal sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pelelangan proyek pembangunan RKB SD Negeri 2 Tamilouw dan Tuasikal membenarkan bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh oknum PNS Malteng berinisial MT.

Tomagola menilai hal ini telah menyalahi aturan. Karena itu, kedepannya perlu dilakukan evaluasi kembali terkait proses pelelangan proyek.

Sementara itu Ketua Pokja 6 Kabupaten Maluku Tengah, Sri Jamilah membantah jika proses lelang proyek tersebut menyalahi aturan. Ia mengatakan seluruh tahapan dalam proses pelelangan sudah dijalankan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.

Secara tegas Sri Jamilah mengatakan siap untuk melepaskan jabatanya sebagai ketua Pokja, jika terbukti ada proposal yang sengaja ditawarkan dirinya kepada kontraktor tertentu.

Dikatakan Sri Jamilah proses tender yang selama ini dijalankan adalah proses tender secara terbuka sehingga bisa diikuti oleh siapapun. Jika ada dugaaan bahwa telah terjadi penyimpangan pada saat proses pelelangan proyek maka hal tersebut harus disertai dengan bukti yang otentik.DMS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *