Proyek Dinas Kesehatan Kota Ambon Belum Selesai Dikerjakan

proyek Dinas Kesehatan Kota Ambon Zeth Pormes

Ambon- Sejumlah proyek Dinas Kesehatan Kota Ambon yang dibiayai melalui APBD maupun Dana Alokisi Khusus (DAK) tahun anggaran 2017 belum selesai dikerjakan, padahal batas waktu kontrak pekerjaan akan berakhir pertengahan desember 2017 mendatang.

Ada sebagian proyek sudah habis masa kontrak tetapi belum tuntas pekerjaanya, seperti rehabilitasi Kantor Dinas Kesehatan Kota Ambon, dengan nilai proyek 1, 7 miliar, yang masa kontraknya berakhir  12 September lalu.

Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon Zeth Pormes mengakui dari hasil kunjungan di lapangan, Komisi I menemukan beberapa proyek belum rampung dikerjakan, diantaranya pembangunan Puskesmas Waihaong Kecamatan Nusaniwe.Pembangunan Puskesmas Waihaong menelan biaya Rp.2 miliar dikerjakan oleh  Beny Tandi Lili.

Komisi I juga menemukan adanya penelantaran Puskesmas Pembantu (Pustu) Wayame, tidak difungsikan padahal pekerjaan rehabilitasi selesai, kenyataanya beberapa ruangan dan fasilitas di Pustu itu tidak berfungsi dan banyak yang rusak.

Temuan lain yakni pembangunan Instalasi Farmasi Kate-Kate dengan anggaran 1, miliar  yang seharusnya selesai 9 Desember ternyata masih belum rampung. Demikian juga rehabilitasi Puskesmas Passo juga bermasalah.

Pormes menegaskan proyek Dinas Kesehatan Kota Ambon tahun 2017 sangat amburadul, oleh karena itu Komisi I DPRD, secepatnya akan memanggil Dinas Kesehatan untuk membahas temuan tersebut.

Pormes mengatakan, seharusnya pekerjaan proyek kesehatan yang dibiayai dari APBD maupun DAK dilakukan secarta baik, mengingat pemanfataan sarana tersebut diperuntukan bagi pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Ambon.DMS

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *