Resahkan Sopir Angkot, Pemkot Ambon Harus Tegas Tertibkan PKL di Terminal Mardika

Ambon-.

Anang Sunet , salah satu sopir angkot jurusan STAIN, mempertanyakan sikap pemerintah kota Ambon yang sengaja membiarkan PKL bebas berjualan di terminal mulai dari pukul 16.00 WIT hingga tengah malam.

Hal ini praktis menggangu aktivitas para sopir di terminal. Hampir semua areal terminal digunakan oleh PKL untuk membuka lapak dan menggelar dagangan mereka. Para sopir pun akhirnya sulit untuk memarkirkan angkot mereka karena tidak ada lagi space kosong yang tersisa.

Mewakili para sopir angkot lainnya, Anang Sunet berharap Pemkot Ambon, terutama Dinas Perhubungan dan Satpol PP  Kota Ambon, segera bertindak tegas untuk mengatasi hal ini dan bukannya membiarkan masalah ini terus berlarut-larut.

 

Menanggapi persoalan ini, Kepala Satpol PP kota Amon, Demianus Pays mengakui, masalah ini sangat kompleks Pemerintah kota Ambon diminta segera melakukan penertiban terhadap PKL yang berjualan di kompleks terminal Mardika karena sudah sangat meresahkan para supir angkotpleks. Pemkot Ambon tidak punya lahan yang cukup untuk menampung semua PKL. Karena itu Pemkot Ambon memberikan kelonggaran kepada PKL untuk berjualan di dalam terminal, namun dibatasi waktunya. PKL dibolehkan berjualan mulai pukul 18.00 WIT, dengan tetap memberikan ruang kepada para sopir untuk memarkir angkot mereka.

Menurutnya Satpol PP Kota Ambon aktif melakukan penertiban setiap harinya. Namun jumlah personil Satpol PP yang ditempatkan di terminal Mardika sangat terbatas, sehingga menyulitkan pada saat penertiban.

Faktanya, di terminal Mardika setiap harinya PKL dengan bebas membuka lapak dan menggelar aneka dagangan mereka. Ironisnya, meskipun ada pos Satpol PP dan Dinas Perhubungan di terminal, namun mereka dengan sengaja membiarkan hal itu terjadi tanpa melakukan penertiban. DMS

Warga Keluhkan Rusaknya Jalan di Kawasan Terminal Mardika

Banyak Ruas Jalan Trotoar Digunakan Untuk Berjualan Secara Bebas, Oleh Pedagang Kaki Lima

Ratusan Lapak Pasar Mardika Dibongkar Paksa Satpol PP Kota Ambon

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *