SSSB Diharapkan Hasilkan Pemain Bola Berbakat

Ambon-Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengapresiasi  dibukanya stiching sekolah sepak bola Belanda (SSBB) di kota Ambon. Hal tersebut diungkapkan Louhenapessy usai membuka pertandingan eksebisi antar SD di lapangan bola Mandala Karang Panjang Ambon, Jumat pagi.

Diungkapkannya, kerjasama  antara pemerintah kota Ambon serta pemerintah provinsi Maluku bersama yayasan sepak bola Belanda diharapkan akan menjadi embrio untuk memilih anak-anak sekolah yang berbakat  untuk dibina tentunya dalam konsep jangka panjang.

Sementara itu dirinya memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi Maluku lewat dinas Pendidikan dan olahraga yang telah membuka kerjasama dengan yayasan sepak bola Belanda. Ditambahkan, untuk sekolah SSBB ini, merupakan program pemerintah provinsi Maluku namun materi yang diberikan dari pemerintah kota Ambon, sehingga menjadikannya sebagai suatu kerjasama yang baik.

Louhenapessy mengapresiasi juga tim yayasan sepak bola belanda yang berupaya keras untuk datang ke Ambon  dengan biaya sendiri guna membantu menjaring anak usia dini berlatih sepak bola. Harus diakui perhatian dari yayasan sepak bola Belanda  yang telah dilakukan untuk membina anak sekolah lewat jalur olahraga sepak bola.

Walaupun demikian, untuk latihan setiap harinya, diperlukan juga kerjasama dan partisipasi dari pemerintah terkait dengan penyediaan lapangan untuk berlatih. Sebab untuk menggunakan lapangan mandala karang panjang harus membayar. Hal ini menjadi tanggungjawab yang harus diselesaikan oleh pemerintah terkhusus pemerintah provinsi Maluku.

Sementara itu, salah satu pelatih SSBB yang merupakan salah satu pemain bola klub Arnhemse Boys Belanda, Erick Rainders menyatakan, keinginannya agar anak-anak yang didik ini memiliki perkembangan dalam dunia sepak bola di kota Ambon, sehingga nanti bisa mendapatkan bibit unggul.

Ditambahkannya, kerjasama yang dilakukan bukan saat ini saja tetapi akan terus berlanjut bahkan tidak hanya di kota Ambon tetapi juga di sekitar kota Ambon, anak-anak lain dapat didik untuk menjadi pemain bola. Anak-anak harus rajin untuk berlatih dengan kemauan yang besar.DMS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *