SUCOFINDO:Belum Ada Eksportir Ajukan Ijin

Ambon – Kepala Kantor Sucofindo Cabang Ambon, Iskandar menyatakan sampai saat ini belum ada eksportir dari Maluku yang mengajukan ijin ekspor hasil komoditi unggulan daerah tersebut.

“Kami telah mempersiapkan segala sesuatu terkait pengurusan ijin, tetapi sampai saat ini belum ada eksportir yang mengajukan proses ijin ekspor,” katanya di Ambon, Kamis.

Ia mengatakan, Pemprov Maluku, Sucofindo, Dewan rempah dan PT Pelindo IV Cabang Ambon menunggu kesiapan dari eksportir untuk melakukan kegiatan ekspor langsung.

Sucofindo sebagai perusahaan yang memberikan ijin ekspor saat ini telah siap untuk memberikan ijin kepada eksportir yang akan melakukan ekspor langsung hasil komoditi ke luar negeri.

Menurut Iskandar, pembukaan Kkantor Sucinfindo di Ambon sebagai upaya untuk memberikan ijin kepada eksportir yang ingin melakukan kegiatan ekspor, sehingga tidak perlu melakukan ekspor melalui pelabuhan lain seperti Surabaya maupun Jakarta.

“Prinsipnya kami siap kapan saja jika pihak eksportir ingin mengurus ijin, kami siap berikan pelayanan,” ujarnya.

Ia mengakui, proses ekspor langsung menguntungkan eksportir, karena tidak lagi harus tunggu waktu yang lama dan melewati pelabuhan lain, selain itu juga eksportir dengan sendirinya bisa ketahui harga ekspor barang mereka.

Jika ekspor langsung dapat dilaksanakan di Kota Ambon, secara tidak langsung hasil komoditi unggulan Maluku kualitasnya dapat tetap terjaga karena waktu ekspor dipersingkat.

“Proses ekspor langsung ini jelas memberikan keuntungan, karena kualitas barang akan tetap terjaga disinilah terjadi penjualan yang akan memberikan keuntungan bagi eksportir,” tandasnya.

Sementara itu Pelaksana tugas sementara General Manager PT Pelindo IV Cabang Ambon, Tedy Indra mengatakan, proses ekspor langsung berbagai komoditi unggulan asal Maluku direncanakan berlangsung mulai Agustus 2017, tetapi mengalami penundaan dikarenakan jadwal kapal.

Pelindo telah menyiapkan seluruh fasilitas serta kesiapan untuk ekspor langsung, tetapi kembali terkendala dengan belum ada respon dari para pengusaha yang bergerak di bidang ekspor.

“Kita targetkan tahun 2017 proses ekspor langsung tetap dilaksanakan, tapi yang perlu ditanyakan apakah eskpotir siap untuk lakukan ekspor langsung. Kita masih menunggu kepastian pihak ekspotir,” tandas Iskandar.(DMS-Antara)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *