Tahun 2017, Penderita HIV-AIDS Terdeteksi di Lima Kecamatan di Kota Ambon

Ambon-Jumlah penderita HIV-AIDS di kota Ambon hingga Juli 2017 tercatata sebanyak 56 orang dan tersebar di seluruh kecamatan di kota Ambon.

Kabid Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Ambon Yusda Tuharea menjelaskan dari 56 orang yang telah dipastikan positif terinfeksi HIV-AIDS, 32 diantaranya terinfeksi HIV dan 24 lainnya positif AIDS

Laju pertumbuhan jumlah penderita HIV/AIDS ini telah menyebar di lima kecamatan dimana Kecamatan Sirimau adalah kecamatan dengan jumlah penderita HIV-AIDS terbanyak dibanding kecamatan-kecamatan lainnya.

Sementara disinggung soal stok obat yang tersedia untuk para penderita HIV-AIDS, Tuharea mengatakan persediaan  obat cukup dan tidak mengalami kekurangan. Saat ini Dinas Kesehatan kota Ambon tengah menyiapkan dan melatih para petugas di Puskesmas agar para penderita HIV-AIDS bisa langsung mendatangi Puskesmas untuk mendapatkan obat tanpa harus ke rumah sakit.

Saat ini Puskesmas yang telah siap untuk menangani pasien HIV-AIDS adalah Puskesmas Waihaong. Penderita HIV-AIDS bisa langsung datang untuk pengobatan dan pengambilan obat-obatan, sementara itu lima Puskesmas tambahan juga tengah dipersiapan untuk hal yang sama.

Lebih lanjut dikatakan Tuharea, guna mengurangi resiko pertambahan jumlah penderita, pihaknya terus melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada penderita agar mereka tidak menularkan kepada orang lain.

Baca Juga : Ibu Rumah Tangga Rentan Tertular HIV

Sementara itu Dinas Kesehatan kota Ambon juga rutin melakukan pengawasan , khususnya di tempat-tempat hiburan malam, maupun pusat prostitusi di Kota Ambon. Para pramuria harus terus diperiksa kesehatannya, sehingga perkembangan HIV/AIDS dapat di kontrol.

Tuharea menambahkan, untuk proses sosialisasi bahaya HIV/AIDS, bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan kota Ambon, tetapi juga peran serta seluruh komponen masyarakat, sehingga penyebaran virus mematikan ini dapat ditekan.DMS

2364 penderita HIV AIDS di Maluku sejak 1994-2013

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *