Target Kenaikan APBD Maluku 2018 Senilai 3,1 Triliun Dipastikan Gagal

Ambon-Hingga saat ini perjuangan Maluku, untuk Dana Alokasi Umum (DAU) yang diberikan oleh Pemerintah Pusat dihitung berdasarkan luas wilayah laut yang dimiliki Maluku, tidak mendapatkan respon positif.

Wakil Ketua DPRD Maluku Said Musakir Assagaff mengatakan, DPRD masih menanti ketetapan resmi dari Pemerintah Pusat terkait jatah DAU yang diberikan kepada Maluku, karena hal tersebut tentunya akan berpengaruh pada pembahasan APBD murni tahun 2018.

Dijelaskan, pihaknya telah berulang kali menyampaikan beberapa pertimbangan kepada pemerintah pusat didalamnya termasuk dengan luas laut. namun, pemerintah pusat tidak memperhatikan hal tersebut.

Said mengaku, setiap tahunnya DAU bagi Provinsi Maluku mengalami kenaikan 10 persen. Hal ini diperoleh dari 2/3 dikalikan dengan postur APBD. Tapi tahun ini, penerimaan DAU untuk Maluku dibawah target.

DAU Provinsi Maluku tahun ini diprediksi mengalami penurunan. Penurunan DAU oleh pemerintah pusat bagi Maluku mencapai 6 persen. Hal ini sangat mempengaruhi Target pemerintah daerah untuk menaikan APBD 2018 senilai 3,1 Triliun dipastikan gagal.

Dikatakan Said,penurunan DAU oleh pemerintah pusat bagi pemerintah Maluku tentunya akan berdampak pada pembangunan di daerah. terutama pada momentum pilkada yang akan berlangsung pada tahun 2018 mendatang.

Data yang diterima, anggaran pilkada di Maluku menyerap anggaran hampir setengah dari postur APBD yakni berkisar 300-350 miliar, jumlah tersebut belum termasuk anggaran pengamanan yang ditawarkan oleh TNI/Polri.

Lebih lanjut dikatakannya, Selain anggaran pilkada, hal serupa juga berdampak pada belanja tidak langsung yang dipastikan meroket hingga 60 persen. Untuk itu. Pihaknya akan merasionalisasi seluruh anggaran tersebut dalam pembahasan nanti.DMS

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *